BIREUEN- Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Pesantren Modern Al Zahrah Beunyot, Bireuen kembali menorehkan prestasi alumni di ajang Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) 2026.
Sebanyak 11 alumni berhasil lolos seleksi, dengan 4 di antaranya diterima di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh yang merupakan kampus riset terbaik di Indonesia versi data Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026.
Sebagaimana diketahui, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) secara resmi mengumumkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) melalui laman resmi SNPMB pada Senin, 25 Mei 2026 lalu pukul 15.00 WIB.
Keberhasilan ini merupakan kelanjutan tradisi Al Zahrah dalam mengantarkan santri lulusan ke kampus terbaik setiap tahunnya. Capaian tersebut juga menjadi bukti konsistensi pembinaan akademik dan program intensif UTBK yang dijalankan oleh MAS Pesantren Modern Al Zahrah selama ini.
Empat alumni yang berhasil menembus UIN Ar-Raniry Banda Aceh masing-masing bernama:
1. Hafiz Alfitra, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan, Jurusan S1 Ilmu Administrasi Negara,
2. Kenali Rizki, Fakultas Syariah dan Hukum, Jurusan S1 Ilmu Hukum,
3. Annisa Zahra, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan, Jurusan S1 Ilmu Administrasi Negara, dan
4. Yeni Maghfira, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Jurusan S1 PGMI UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Sementara 7 alumni lainnya tersebar di berbagai PTN dan PTS unggulan di Aceh dan luar daerah sesuai pilihan dan minat masing-masing, yaitu:
1. Arifin Ilham, Program Studi Bisnis Digital, Jurusan D4 Bisnis Politeknik Negeri Jember Jawa Timur
2. Semayang Gemasih, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jurusan PGSD Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh,
3. Widia Ala Putri Amisa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jurusan PGSD USK,
4. Abdiel Hafiz Fayad, Fakultas Pertanian, Jurusan S1 Agroteknologi USK,
5. Dina Munira, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Jurusan S1 Akuntansi Universitas Malikulssaleh Aceh Utara,
6. Misradi, Fakultas Teknik, Jursan S1 Teknik Sipil Universitas Malikussaleh Aceh Utara, dan
7. Desi Mahara, Jurusan D3 Teknik Industri Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Kepala MAS Al Zahrah, Munawar, S.Pd, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para alumni yang lolos dan melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Al Zahrah bisa mengantarkan anak-anak ke PTN terbaik. Terima kasih atas kerja keras para santri lulusan, para asatiz, dan dukungan orang tua selama ini,” ujarnya, Kamis, (4/6/2026) saat dijumpai di ruang kerja KMI.
Program Pembinaan Intensif
Kunci keberhasilan yang dialami oleh para santri alumni Al Zahrah tidak terlepas dari program pembinaan intensif UTBK yang dimulai sejak kelas 5 Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Program tersebut meliputi try out, bedah soal, literasi, dan penalaran matematika, serta bimbingan strategi pemilihan jurusan oleh wali kelas.
“Harapan kami, santri-santri kelas 4 KMI dan 5 KMI bisa termotivasi. Kuncinya disiplin ikut program madrasah, rajin latihan soal, dan perbanyak doa,” tambah Munawar yang juga merupakan alumnus Pesantren Modern Al Zahrah.
Dengan capaian ini, Al Zahrah menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang bahasa, tahfidz, literasi, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional bahkan Internasional.
“Alhamdulillah, saat ini pula 3 santri alumni Al Zahrah juga tengah mengikuti pelatihan bahasa Arab untuk melanjutkan studi di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir. Mereka adalah Arya Bagus Witantri, Fathul Anshari dan Raffi Maulana,” tutupnya.










