MEUREUDU – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya ke-19 pada 15 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangkitan daerah pasca berbagai tantangan yang dihadapi dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui tema “Bangkit Bersyariat dan Pulih Bersama”, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun daerah menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Pidie Jaya Saifuddin menilai usia ke-19 merupakan fase strategis bagi daerah untuk mempercepat pemulihan ekonomi sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.
Berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, hingga pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus menjadi fokus pembangunan daerah.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Pidie Jaya Saifuddin menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan angka statistik semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi yang sehat harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat gampong. Karena itu, penguatan sektor riil menjadi prioritas utama,” ujar Saifuddin
Menurutnya, UMKM masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Pidie Jaya. Oleh sebab itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak guna meningkatkan daya saing produk lokal.
Di sektor perikanan dan kelautan, Pidie Jaya memiliki potensi besar yang selama ini menjadi sumber penghidupan ribuan nelayan. Pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan dinilai penting agar manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Sementara itu, sektor pertanian dan perkebunan tetap menjadi andalan daerah. Komoditas unggulan seperti padi, kakao, kelapa, dan berbagai hasil perkebunan lainnya memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, pengelolaan sumber daya alam secara bijak juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Pemanfaatan potensi SDA harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya ke-19 juga menjadi refleksi atas perjalanan daerah sejak dimekarkan pada 15 Juni 2007.
Dalam kurun waktu hampir dua dekade, berbagai capaian pembangunan telah diraih, meski sejumlah tantangan masih harus dihadapi, termasuk upaya pemulihan pascabencana yang melanda beberapa wilayah.
Melalui momentum hari jadi ini, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga optimisme, memperkuat kolaborasi, dan mendukung program pembangunan daerah demi terwujudnya Pidie Jaya yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Usia ke-19 bukan sekadar perayaan, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membangun Pidie Jaya yang bangkit, berdaya saing, dan mampu mengelola kekayaan alamnya secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Saifuddin Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Pidie Jaya.[Mul]










