BLANGPIDIE — Kecamatan Tangan-Tangan sukses mencetak sejarah baru syiar Islam di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dengan melibatkan 208 kafilah.
Jumlah peserta terbanyak ini menjadi rekor tertinggi dibandingkan kecamatan lain yang telah menggelar acara serupa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan dalam kabupaten Aceh Barat Daya.
MTQ Tangan-tangan resmi dibuka oleh Plt Sekda Abdya, Amrizal dengan suasana penuh keberkahan yang berlangsung di Komplek Pasar Tanjung Bunga, Desa Gunong Cut, Selasa (09/06/2026) malam.
Dalam rangkaian serimonial, lantunan suci ayat-ayat Ilahi yang dikumandangkan oleh Muamar menjadi saksi awal perjuangan ratusan generasi Qur’ani ini untuk membumikan Al-Qur’an di bumi Abdya.
Hadir dalam momentum mulia tersebut anggota DPRK asal Tangan-Tangan, Agusri Samhadi dan Mukhlis AW, Kepala Dinas Syari’at Islam Muhammadiyah Rasyid, Ketua LPTQ Abdya Tgk Mursyidin, Camat Tangan-Tangan Jasmadi, unsur Forkopimcam, tokoh ulama, serta ratusan masyarakat yang antusias menjemput keberkahan Al-Qur’an.
Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an dan Target Juara landasan utama kegiatan ini. Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas antusiasme luar biasa dari para peserta. Beliau mengingatkan bahwa Kecamatan Tangan-Tangan sebelumnya merupakan peraih juara III terbaik di tingkat kabupaten.
“Semoga kedepan, prestasi ini dapat kembali meningkat. Kita optimis Tangan-Tangan akan tampil lebih baik lagi pada ajang MTQ Kabupaten nantinya, bahkan pada tingkat Provinsi Aceh tahun 2027 mendatang, dimana Kabupaten Abdya dipercayakan menjadi tuan rumahnya,” ujar Jasmadi penuh harap.
Menyongsong Abdya Tuan Rumah Provinsi, Plt Sekda Abdya, Amrizal saat membacakan arahannya menyampaikan bahwa malam pembukaan ini merupakan malam yang membahagiakan sekaligus membanggakan. Di tengah dinamika duniawi, masyarakat masih diberikan hidayah untuk berkumpul dalam rida Allah demi mengagungkan Al-Qur’an.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, Forkopimcam, ulama, tokoh masyarakat, dewan hakim, dan para peserta. Pelaksanaan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan. Kehadiran kita mencerminkan komitmen untuk menjaga syiar Islam serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kitab suci,” tutur Amrizal.
Lebih lanjut, Amrizal menekankan bahwa momentum MTQ tingkat kecamatan ini bernilai strategis bagi Abdya yang akan menyongsong amanah besar sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Aceh ke-38 pada tahun 2027.
“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Kita harus memastikan kualitas sumber daya peserta yang akan mewakili daerah ini. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Melalui MTQ kecamatan ini, kita berharap lahir bibit-bibit unggul berjiwa Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Abdya di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Plt Sekda Amrizal mengucapkan selamat bermusabaqah kepada 208 peserta. Beliau berpesan agar para peserta meluruskan niat dan tampil dengan penuh keikhlasan serta rasa percaya diri demi syiar Islam. Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan tradisi mengaji di rumah, meunasah, masjid dan lembaga pendidikan.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk, keberkahan, dan kemudahan kepada kita semua dalam setiap langkah pengabdian yang kita lakukan,” pungkas Amrizal menutup sambutannya diiringi aminn dari audien yang hadir.










