SIGLI – Kepercayaan yang diberikan kepada Teuku Riefky Harsya sebagai Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tidak menyurutkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan bagi generasi Aceh.
Selama lebih dari satu dekade, Teuku Riefky Harsya konsisten menaruh perhatian terhadap dunia pendidikan. Sejak pertama kali dipercaya masyarakat Aceh menjadi anggota DPR RI pada 2014, ia telah menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) dan program tersebut terus berlanjut hingga saat ini.
Pada tahun 2026, sebanyak 8.261 siswa di Kabupaten Pidie kembali menerima bantuan Beasiswa PIP yang diusulkan melalui aspirasi Teuku Riefky Harsya. Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pidie, Teuku Syahwal, dalam keterangan tertulis yang diterima media, Sabtu (13/6/2026).
“Kegiatan sosialisasi dan penyaluran Beasiswa PIP tahun 2026 kami laksanakan di SD Negeri Inti Grong-Grong dengan melibatkan perwakilan orang tua atau wali siswa serta guru dari 23 kecamatan di Kabupaten Pidie,” ujar Teuku Syahwal.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Teuku Riefky Harsya bersama Partai Demokrat dalam memperluas akses pendidikan yang layak bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
“Semoga setiap rupiah yang disalurkan melalui Beasiswa PIP dapat menjadi jalan bagi lahirnya cita-cita yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa. Sejatinya, pendidikan adalah tangga paling kokoh untuk mengubah nasib,” katanya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Beasiswa PIP dari Rumoh Aspirasi TRH Aceh, Aidil Mashendra, menjelaskan bahwa penerima bantuan berasal dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Ia menyebutkan, penetapan penerima mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada siswa yang memenuhi kriteria.
Kegiatan sosialisasi dan penyaluran Beasiswa PIP tersebut turut dihadiri sejumlah politisi Partai Demokrat tingkat Kabupaten Pidie dan Provinsi Aceh, para koordinator kecamatan, serta tim Rumoh Aspirasi TRH Aceh.[]










