Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Malaysia Turunkan Harga Solar Jadi Rp9.000 per Liter Mulai Juli

redaksi by redaksi
23/06/2026
in Internasional
0
Malaysia Turunkan Harga Solar Jadi Rp9.000 per Liter Mulai Juli

(Foto: iStock/Nalidsa Sukprasert)

Jakarta – Malaysia turunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau setara Rp9.061 (asumsi kurs Rp4.315 per ringgit Malaysia) mulai Juli 2026.

Kebijakan menurunkan harga solar ini diambil lantaran dua faktor. Pertama, terjadi penyelundupan imbas perbedaan harga antara solar bersubsidi dan non-subsidi. Kedua, ada kebocoran penerimaan negara.

Channel News Asia melaporkan saat ini solar dijual dengan harga bersubsidi 2,15 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.276 per liter di negara bagian Sabah dan Sarawak.

Sementara di Semenanjung Malaysia, harganya mencapai 4,37 ringgit Malaysia atau sekitar Rp18.855 per liter.

Dengan kebijakan baru tersebut, konsumen di Semenanjung Malaysia akan membayar separuh dari harga yang berlaku saat ini.

Sejak Juni 2024, harga solar di Semenanjung Malaysia memang mengikuti mekanisme pasar. Sementara itu, Malaysia Timur masih menikmati subsidi karena kendaraan 4×4 berbahan bakar solar dianggap kebutuhan penting mengingat kondisi medan yang berat.

Pada April lalu, harga solar di Semenanjung Malaysia sempat mencapai rekor tertinggi 6,72 ringgit Malaysia atau setara Rp27 ribu per liter.

Minggu lalu (21/6), Kementerian Keuangan Malaysia menyebut selisih harga solar antara Sabah-Sarawak dengan Semenanjung Malaysia telah membuka peluang kebocoran pendapatan negara serta penyelundupan solar bersubsidi, termasuk lintas batas negara.

Namun, Kemenkeu Malaysia belum menjelaskan bagaimana pemerintah akan membiayai tambahan subsidi tersebut. Padahal, keuangan negara sedang tertekan akibat kenaikan biaya energi yang dipicu perang Timur Tengah.

Malaysia saat ini juga berupaya mencari sumber energi alternatif karena konflik di Timur Tengah membatasi pasokan energi global.

Pada Maret lalu, Menteri Keuangan II Malaysia Amir Hamzah Azizan mengatakan tagihan subsidi bahan bakar pemerintah diperkirakan melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi 3,2 miliar ringgit Malaysia per bulan, dari sebelumnya 700 juta ringgit Malaysia per bulan.

Perusahaan energi nasional Malaysia, Petronas, mengumumkan telah menandatangani sejumlah perjanjian baru di Turkmenistan, termasuk kerja sama dengan perusahaan milik negara Turkmennebit dan Hazarnebit.

Langkah itu bertujuan memperkuat kehadiran Petronas di Laut Kaspia, sekaligus memperluas portofolio hulu migasnya.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan kesepakatan tersebut akan membuka akses Malaysia terhadap salah satu cadangan gas terbesar di dunia.

Kesepakatan itu juga berpotensi meningkatkan ekspor energi ke negara mitra seperti China, Jepang, dan Korea Selatan, menurut kantor berita Bernama.

Selain itu, Rusia disebut telah menjamin pasokan minyak, gas, dan solar untuk Malaysia melalui perjanjian jangka panjang setidaknya selama 20 tahun. Namun, Anwar tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kesepakatan tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

Next Post

Musuhi Iran, Israel Mulai Incar Perangi Negara Arab Ini

Next Post
Musuhi Iran, Israel Mulai Incar Perangi Negara Arab Ini

Musuhi Iran, Israel Mulai Incar Perangi Negara Arab Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TMMD ke-129 Ditutup, Manfaat Pembangunan Diharapkan Tetap Hidup di Tengah Masyarakat

TMMD ke-129 Ditutup, Manfaat Pembangunan Diharapkan Tetap Hidup di Tengah Masyarakat

13/08/2026
Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

13/08/2026
Minta Libatkan KPK, Forkopimda Aceh Diyakini Bersih dari Aliran Uang Pengamanan PETI dan Suap IUP

Minta Libatkan KPK, Forkopimda Aceh Diyakini Bersih dari Aliran Uang Pengamanan PETI dan Suap IUP

13/08/2026
BMA dan KCU Bank Aceh Perkuat Sinergi Percepat Layanan dan Penyaluran Bantuan

BMA dan KCU Bank Aceh Perkuat Sinergi Percepat Layanan dan Penyaluran Bantuan

13/08/2026
Pemkab Aceh Besar Bahas Kesiapan Kuta Baro sebagai Tuan Rumah MTQ XXXV 2026

Pemkab Aceh Besar Bahas Kesiapan Kuta Baro sebagai Tuan Rumah MTQ XXXV 2026

13/08/2026

Terpopuler

Malaysia Turunkan Harga Solar Jadi Rp9.000 per Liter Mulai Juli

Malaysia Turunkan Harga Solar Jadi Rp9.000 per Liter Mulai Juli

23/06/2026

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com