MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) Serentak Tahun 2026 yang berlangsung di 31 gampong yang tersebar di tujuh kecamatan dalam wilayah kabupaten tersebut, kecuali Kecamatan Meurah Dua.
Khusus di Kecamatan Trienggadeng, Pilchiksung serentak digelar di tujuh gampong dengan partisipasi masyarakat yang berlangsung tertib dan demokratis.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 76 calon keuchik bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat pada Pilchiksung tahun ini.
Dari 31 gampong yang melaksanakan pemilihan, sebanyak 22 gampong diikuti dua calon, empat gampong diikuti tiga calon, dan lima gampong lainnya diikuti empat calon.
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, aman, dan sesuai aturan, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama unsur terkait turun langsung ke lapangan memantau proses pemungutan suara hingga penghitungan suara.
Pelaksanaan Pilchiksung serentak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat demokrasi di tingkat gampong sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang memiliki legitimasi kuat dari masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap seluruh peserta dan pendukung dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada serta menjaga persatuan dan kondusivitas di masing-masing gampong demi kelanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pilchiksung tersebut diikuti puluhan calon keuchik dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai lebih dari 14 ribu yang dipimpin langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala SKPK, camat, serta pejabat terkait lainnya.
Dalam agenda monitoring, Bupati Pidie Jaya melakukan pemantauan di Kecamatan Trienggadeng yang meliputi Gampong Kuta Pangwa, Cot Makaso, dan Meucat, didampingi Plt. Kepala BPKK, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kabag Prokopim, serta Camat Trienggadeng. Sementara Wakil Bupati melakukan monitoring di Kecamatan Ulim yang meliputi Gampong Keude Ulim, Dayah Baroh, Sambungan Baro, dan Reuleut bersama Kepala Dispora, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Kabag Ekonomi, dan Camat Ulim. Selain itu, Sekretaris Daerah memantau pelaksanaan pemilihan di Kecamatan Meureudu yang mencakup Gampong Manyang Cut Meureudu, Hagu Meureudu, dan Deah Pangwa.
Tim monitoring lainnya disebar ke Kecamatan Bandar Baru, Panteraja, Jangkabuya, dan Bandar Dua. Dari keseluruhan gampong yang menggelar pemilihan, Gampong Paru Keude di Kecamatan Bandar Baru tercatat memiliki DPT terbesar sebanyak 1.901 pemilih, disusul Deah Pangwa sebanyak 1.410 pemilih dan Manyang Cut Meureudu sebanyak 1.144 pemilih.
Bupati Pidie Jaya menegaskan bahwa pemilihan keuchik merupakan momentum penting dalam menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan gampong untuk enam tahun mendatang. Karena itu, seluruh masyarakat diharapkan menjaga situasi yang aman dan kondusif serta menghormati hasil pemilihan yang ditetapkan.
“Siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat dan harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh warga. Mari jadikan pemilihan keuchik ini sebagai sarana memperkuat persatuan, memperkokoh demokrasi, dan mendorong kemajuan gampong,” ujarnya.[Mul]









