Bireuen – Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., menekankan tiga pilar utama dalam pembinaan santri, yakni kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual keagamaan. Penegasan itu disampaikan saat acara Serah Terima 116 Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027 di Musala Al Makki, Pesantren Modern Al Zahrah, Rabu (16/7/2026).
“Kita ingin para santri memiliki kecerdasan dalam segala dimensi, selain pintar secara intelektual juga cakap sosial dan dekat dengan Allah,” tegas Tgk. Fadhil.
Ia menjelaskan bahwa kecerdasan intelektual selama ini menjadi standar umum keberhasilan akademik. Namun, kecerdasan kognitif saja tidak cukup sehingga perlu dibarengi dengan kecerdasan sosial dan spiritual agar ilmu yang dikuasai tidak memunculkan sikap angkuh dan sombong.
“Pesantren merupakan miniatur kehidupan bermasyarakat agar para santri siap tampil di kehidupan nyata, terbiasa dengan aktivitas-aktivitas sosial, serta mampu berperan di bidang-bidang tertentu dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Aktivitas santri, lanjut Tgk. Fadhil, terbagi menjadi dua kategori, yaitu enam jam belajar di bangku sekolah dan 18 jam berikutnya untuk aktivitas kepesantrenan. Kegiatan tersebut meliputi pembelajaran kitab kuning, bahasa Arab dan Inggris, pembinaan tahfiz, penguatan ibadah, olahraga, dan literasi.
Di penghujung sambutan, Tgk. Fadhil meminta peran serta orang tua untuk mendukung dan mematuhi seluruh peraturan pesantren. Ia juga menyatakan pesantren tetap membuka diri untuk saran dan masukan yang konstruktif.
“Mohon doa, keikhlasan, dan kepercayaan penuh untuk kami mendidik ananda Bapak/Ibu. Kami perlu dukungan, kerja sama, dan kolaborasi dari setiap orang tua, guru, dan santri,” ungkapnya.
Acara yang diikuti 116 santri beserta orang tua dan wali ini berlangsung mulai pukul 14.10 WIB hingga menjelang Asar. Kegiatan ditutup dengan serah terima secara simbolis oleh perwakilan orang tua, Bapak Edi Fatimura, dan santri, Abizar Alhafizi.
“Kami titip dan serahkan anak-anak kami untuk dibimbing dan dididik dengan baik,” pesan Edi.
Turut hadir Sekretaris Pesantren Pramono, Direktur KMI dan Kepala MAS Al Zahrah Munawar, kepala MTsS Al Zahrah Hanif Abdullah, Direktur Kepengasuhan Zainal Adha, Wakil Kepengasuhan Putri Rizkiyani, Ketua TDC Eka Prasetian, Ketua ALC Ikhwan Ramadhana, Koordinator Tahfiz Hibbul Tajriyan, Koordinator Bagian Bahasa Fajri, serta majelis guru pesantren.









