Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Menelusuri Jejak Perjuangan Teuku Cut Ali, Pahlawan dari Tanah Kluet

redaksi by redaksi
21/07/2026
in Sosok
0
Menelusuri Jejak Perjuangan Teuku Cut Ali, Pahlawan dari Tanah Kluet

Sejarah perjuangan Aceh tidak hanya dipenuhi oleh nama-nama besar yang tercatat dalam buku pelajaran, tetapi juga oleh kisah para pejuang lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita masyarakat.

Salah satu sosok yang hingga kini tetap dikenang di Kabupaten Aceh Selatan adalah Teuku Cut Ali, seorang pejuang yang dikenal gigih melawan penjajahan Belanda melalui strategi perang gerilya di kawasan hutan dan pegunungan Kluet.

Menurut cerita yang berkembang di tengah masyarakat, Teuku Cut Ali bersama pasukannya menjadikan kawasan pegunungan sebagai benteng pertahanan. Medan yang berat membuat pasukan Belanda kesulitan menemukan lokasi persembunyian mereka. Salah satu kisah yang paling sering diceritakan adalah pengejaran yang dipimpin Kapten Gosenson terhadap Teuku Cut Ali di kawasan Alue Babrang, Tandrung, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

Konon, karena begitu sulitnya menemukan keberadaan Teuku Cut Ali, pihak Belanda sampai mengadakan sayembara dengan menawarkan hadiah bagi siapa saja yang bersedia menunjukkan tempat persembunyiannya. Dari sinilah, menurut penuturan masyarakat setempat, terjadi sebuah pengkhianatan. Salah seorang yang berada di pihak Teuku Cut Ali diduga membocorkan lokasi persembunyian beliau kepada Belanda.

Dikisahkan, setelah memperoleh informasi tersebut, Kapten Gosenson bersama pasukannya bergerak menuju tempat persembunyian Teuku Cut Ali. Saat itu, beliau disebut sedang mengambil air wudu untuk menunaikan salat. Ketika situasi dianggap tepat, pasukan Belanda melepaskan tembakan hingga Teuku Cut Ali gugur sebagai syuhada di tempat. Masyarakat juga menuturkan bahwa setelah beliau wafat, pihak Belanda memenggal kepala Teuku Cut Ali dan mengaraknya ke kampung sebagai simbol bahwa salah satu pemimpin perlawanan Aceh telah berhasil mereka kalahkan.

Cerita rakyat yang berkembang hingga kini juga menyebutkan bahwa makam Teuku Cut Ali berada di dua lokasi berbeda. Kepala beliau dipercaya dimakamkan di Suak Bakong, Kecamatan Kluet Selatan, sedangkan jasadnya dimakamkan di Alue Babrang, Kecamatan Kluet Tengah. Untuk mencapai lokasi makam jasad tersebut, menurut masyarakat, seseorang harus menempuh perjalanan panjang melewati pegunungan, menyeberangi sungai, bahkan bermalam di hutan sebelum tiba di lokasi yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir sang pejuang.

Terlepas dari benar atau tidaknya seluruh kisah yang diwariskan secara lisan tersebut, cerita tentang Teuku Cut Ali merupakan bagian penting dari memori kolektif masyarakat Aceh Selatan. Tradisi lisan adalah warisan budaya yang patut dihargai sekaligus ditelusuri melalui penelitian sejarah yang lebih mendalam agar dapat dipadukan dengan bukti-bukti historis yang ada.

Sebagai kader PMII Aceh, saya, Syahrul Amin, mengajak para pemuda, akademisi, peneliti, pemerhati sejarah, serta pemerintah daerah untuk bersama-sama menelusuri jejak makam jasad Teuku Cut Ali di Alue Babrang, Kecamatan Kluet Tengah. Upaya ini bukan sekadar perjalanan menyusuri hutan dan pegunungan, melainkan bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tanah Aceh.

Jangan sampai jejak perjuangan mereka hilang ditelan waktu hanya karena kita lalai menjaga warisan sejarah. Sudah saatnya pahlawan-pahlawan lokal Aceh Selatan mendapatkan perhatian yang layak, didokumentasikan secara ilmiah, dan dikenalkan kepada generasi muda agar semangat perjuangan mereka tetap hidup sepanjang zaman.

Previous Post

Enjoy Your Life, Pesan Pimpinan ke Santri Al Zahrah: Tak Ada Sukses Tanpa Proses

Next Post

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

Next Post
Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

21/07/2026
BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026
Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

21/07/2026
Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

21/07/2026
Perkuat Bahasa Asing, Pesantren Al Zahrah Gelar Placement Test TOAFL-TOEFL

Perkuat Bahasa Asing, Pesantren Al Zahrah Gelar Placement Test TOAFL-TOEFL

21/07/2026

Terpopuler

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

18/07/2026

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com