Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

KKP Rehabilitasi 90 Dapur Garam di Pidie

redaksi by redaksi
26/07/2026
in Lintas Timur
0
KKP Rehabilitasi 90 Dapur Garam di Pidie

Tim KKP meninjau dapur garam di Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (25/7/2026). ANTARA/HO-Dok Pemkab Pidie

Banda Aceh – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merehabilitasi sebanyak 90 unit dapur produksi garam di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, guna meningkatkan produktivitas petani garam di daerah tersebut.

“Rehabilitasi dapur produksi garam sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan usaha garam rakyat dan percepatan peningkatan produksi garam nasional,” kata Sekretaris Jenderal KKP dan Perikanan Andy Artha Donny Oktapura di Pidie, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan Andy Artha Donny Oktapura ketika mengunjungi lahan produksi serta dapur garam yang dikelola masyarakat di Kabupaten Pidie.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga berdialog dengan unsur pemerintah daerah terkait penyuluh perikanan, dan kelompok usaha garam rakyat mengenai perkembangan usaha garam.

Andy Artha Donny Oktapura mengatakan ada sebanyak 90 titik dapur garam yang akan direhabilitasi. Dapur produksi garam tersebut tersebar di Kecamatan Kembang Tanjong, Kecamatan Simpang Tiga, dan Kecamatan dan Kota Sigli

“Kami berharap dengan adanya rehabilitasi dapur garam ini, selain produksinya meningkat, petani juga lebih mendapatkan manfaatnya. Dan ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan produktivitas petani garam di Aceh,” katanya.

Selain rehabilitasi dapur, KKP juga menyalurkan brine refinery system (BRS) atau mesin penyulingan dan pemurnian air tua sisa pengolahan garam menjadi air tawar yang aman atau produk turunan bernilai ekonomis untuk Kelompok Baro Hudep di Desa Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga.

Kemudian, sebanyak 180 unit tunnel garam geomembran yang disalurkan kepada sembilan kelompok usaha garam di Desa Cebrek, Desa Peukan Sot, dan Gampong Ara. Pembangunan saluran produksi garam sepanjang 2.150 meter di kawasan lahan garam Gampong Ara, Desa Pasi Ie Leubeue, dan Desa Keude Ie Leubeue.

“Serta pembangunan satu unit gudang garam rakyat di Gampong Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga. Program pengembangan garam ini juga akan berlanjut pada 2027 untuk tahap selanjutnya,” katanya

Ia mengakui Kabupaten Pidie merupakan sentra produksi garam rakyat di Provinsi Aceh dengan capaian produksi pada 2025 sebanyak 5,7 juta kilogram. Produksi tersebut mampu memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan garam di Provinsi Aceh.

Andy Artha Donny Oktapura berharap sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan kelompok usaha garam rakyat, semakin kuat, sehingga produktivitas, kualitas, dan daya saing garam rakyat kabupaten setempat terus meningkat.

“Kami optimistis dengan sinergi para pihak ini mampu mendukung terwujudnya kemandirian garam nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama di Kabupaten Pidie,” kata Andy Artha Donny Oktapura.

Sumber: antara

Previous Post

Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

Next Post

Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Next Post
Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 31

31/10/2026
Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan  Apresiasi TNI Bangun

Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan Apresiasi TNI Bangun

30/10/2026
Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

30/10/2026
Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

30/10/2026
Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

30/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com