Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Nyan, Presiden Ini Gagap Pidato & Menghitung, Negaranya Kemudian Krisis

redaksi by redaksi
31/07/2026
in Internasional
0
Nyan, Presiden Ini Gagap Pidato & Menghitung, Negaranya Kemudian Krisis

Presiden di negara ini kerap mengalami kesulitan pidato dan tidak lancar menghitung angka, negaranya kemudian mengalami krisis hingga ia dilengserkan. (AFP/ABDEL MAJID BZIOUAT)

Jakarta – Selama menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, sering menjadi bahan tertawaan publik.
Itu karena beberapa kali terekam kamera kesulitan membaca dan menyebutkan angka atau nominal besar saat berpidato.

Misalnya, dia kesulitan menyebut angka jumlah anggota partai yang dia pimpin ANC (Kongres Nasional Afrika). Dia menyebut secara terbata-bata bahkan keliru.

Pada kesempatan lain, ia juga keliru melafalkan angka miliaran, jutaan atau ribuan, seperti saat mencoba membaca angka statistik. Karena beberapa kesalahan saat pidato itulah, videonya sering dijadikan bahan candaan.

Namun yang menjadi sorotan utama masyarakat Afrika Selatan bukanlah soal pidato-pidatonya itu. Namun gaya hidup dan cara mengelola negaranya yang membuat Afsel jatuh ke dalam krisis.

Jacob Gedleyihlekisa Zuma nama lengkapnya, adalah Presiden Afrika Selatan yang menjabat sejak 9 Mei 2009.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Presiden Kongres Nasional Afrika (ANC), partai politik yang berkuasa, dan pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Afrika Selatan dari 1999 hingga 2005.

Namun selama menjabat dia dituding banyak melakukan korupsi dan pencucian uang. Sehingga tekanan untuk mundur terus berdatangan, termasuk dari partainya sendiri ANC.

Jacob Zuma mundur pada 14 Februari 2018 akibat desakan partai, ancaman mosi tidak percaya, dan skandal korupsi.

Tekanan ini dipicu oleh kasus suap pengadaan senjata, hubungan gelap pengusaha, serta desakan dari partainya sendiri, ANC. Dan setelah mundur pada 2018, dia menghadapi 18 dakwaan hukum, yang mencakup penipuan, pemerasan, dan pencucian uang.

Kasus ini berakar dari dugaan penerimaan 783 pembayaran suap terkait kesepakatan senjata senilai US$2,5 miliar pada akhir 1999. Kemudian meliputi 12 dakwaan penipuan, 2 dakwaan korupsi, 1 dakwaan pemerasan, dan 1 dakwaan pencucian uang yang berasal dari transaksi masa lalu.

Salah satunya yang cukup heboh adalah laporan dari lembaga independen tahun 2014 menyebutkan Jacob Zuma mendapat ‘keuntungan berlebihan’ dari perbaikan rumah pribadinya. Rumah yang terletak di kompleks pedesaan Nkandla, KwaZulu-Natal itu memiliki kolam renang, bioskop pribadi, dan kandang ayam besar.

Namun, Zuma selalu menampik semua tuduhan. Dengan tenang ia menyebut agen intelijen asing, berada di balik upaya menyingkirkan dia dari kekuasaan.

“Saya difitnah, dan disebut sebagai raja rakyat yang korup,” kata Zuma kepada komisi yang dipimpin oleh Hakim Ray Zondo.

“Saya diejek dan saya tak pernah menanggapi isu itu,” tambahnya.

Mantan Presiden Afsel pertama dibui

Meski banyak dakwaan korupsi diarahkan kepadanya, tapi dia dipenjara bukan karena kasus tersebut.

Seperti dilansir BBC, Zuma baru dieksekusi pada 2021, dalam 79 tahun. Dia terpaksa menyerahkan diri untuk mulai menjalani masa hukuman 15 bulan penjara yang dijatuhkan kepadanya atas dakwaan menghina pengadilan.

Jacob Zuma menjadi mantan Presiden Afrika Selatan pertama yang mendekam di dalam penjara. Dia dijebloskan ke penjara setelah memicu kerusuhan dan penjarahan besar-besaran di negara Nelson Mandela itu.

Penyerahan diri Zuma diwarnai adegan dramatis saat dia dikawal oleh konvoi kendaraan dari kediamannya di wilayah Nkandla menuju ke sebuah penjara di kota kecil Estcourt pada Rabu (7/7) sebelum tengah malam.

Bagaimana sidang kasus korupsinya? Pengadilan Tinggi KwaZulu-Natal di Pietermaritzburg memutuskan bahwa persidangan terkait kesepakatan senjata tahun 1999 tersebut harus berjalan dan menjadwalkan persidangan dimulai pada 1 Februari 2027, seperti dikutip media Afsel, SABC News.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Iran Bantah Serang Tanker Gas AS di Mesir, Tuduh Israel Biang Kerok

Next Post

Mahasiswa KKN USK Asah Wawasan serta Sportivitas Anak Gampong Cut Langien

Next Post
Mahasiswa KKN USK Asah Wawasan serta Sportivitas Anak Gampong Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Asah Wawasan serta Sportivitas Anak Gampong Cut Langien

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026
Aceh Raih Peringkat 4 Nasional di MTQ 2026

Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Pemenang MTQ Nasional, Pemerintah Aceh Diniai Perlu Perhatian Khusus

20/09/2026
RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Nyan, Presiden Ini Gagap Pidato & Menghitung, Negaranya Kemudian Krisis

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com