Banda Aceh – Tim gabungan menemukan sejumlah kendaraan diduga pelangsir BBM saat melakukan sidak ke beberapa SPBU di Banda Aceh. Bahkan ada mobil yang keluar dari antrean dan langsung kabur.
Sidak dilakukan tim gabungan dari polisi, Pemerintah Aceh dan Pertamina untuk mengawasi penjualan BBM di SPBU. Berdasarkan hasil sidak diketahui stok BBM di seluruh SPBU yang menjadi lokasi pemantauan dalam kondisi aman dengan seluruh produk tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tim gabungan juga memastikan seluruh SPBU telah menerapkan penggunaan QR Code dalam penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Di beberapa SPBU, tim menemukan sejumlah kendaraan yang sedang mengantre dan terindikasi sebagai kendaraan pelangsir BBM.
Ketika tim datang, beberapa kendaraan memilih keluar dari antrean dan meninggalkan area SPBU. Kondisi itu menyebabkan antrean kendaraan kembali normal sehingga tidak lagi mengular hingga keluar area SPBU.
“Pemerintah Provinsi Aceh terus mendorong pengawasan penyaluran BBM secara bersama-sama agar distribusi energi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui sinergi ini, kami berharap penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang berhak,” kata Kabid Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Provinsi Aceh, Dian Budi Dharma, dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).
Dia menjelaskan, pengawasan bersama yang dilakukan Kamis (30/7) kemarin merupakan langkah penting untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh, aparat penegak hukum, serta BPH Migas melalui pengawasan dan monitoring secara berkala terhadap penyaluran BBM di seluruh SPBU. Kolaborasi itu merupakan wujud komitmen Pertamina dalam menjaga distribusi energi agar tetap aman, lancar, dan tepat sasaran, sehingga manfaat BBM subsidi dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan penyaluran BBM, khususnya BBM subsidi dan penugasan, berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi bersama Pemerintah Provinsi Aceh dan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam menjaga penyaluran BBM tetap tepat sasaran, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam memperoleh energi,” jelas Fahrougi.










