BIREUEN – Sebanyak 33 santri MTsS Pesantren Modern Al Zahrah, Juli, Bireuen mengikuti Sosialisasi Pengenalan Penanganan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) yang digelar UPTD Puskesmas Juli di Aula Mini Pesantren setempat, Senin, 11 Agustus 2026.
Materi disampaikan langsung oleh Ns. Muslim, S.Kep., didampingi Ns. Herlinawati, S.Kep., dan Reza Faisal, S.Farm.
Kegiatan diawali dengan asesmen awal. Seluruh peserta diminta menjawab pertanyaan seputar indikator kesehatan mental. Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan melalui pemaparan materi dan tips praktis dalam menghadapi permasalahan yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental di lingkungan madrasah dan pesantren.
Sosialisasi ini bertujuan mengantisipasi munculnya gejala gangguan kesehatan mental pada santri dan remaja, serta membentuk kader kesehatan jiwa di lingkungan madrasah.
Beberapa santri ditunjuk sebagai kader konselor sebaya, di antaranya Sahira Ramadhani, Airin Ghaitsa, Naura Muslimah, dan Gansal Amanda Prahara.
Selain santri, kegiatan ini juga diikuti sejumlah wali kelas Tsanawiyah. Kehadiran para wali kelas diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan madrasah.
Kepala MTsS Al Zahrah, Hanif Abdullah, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada petugas UPTD Puskesmas Juli atas edukasi yang diberikan kepada santri Al Zahrah, khususnya jenjang Tsanawiyah.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat mendukung penguatan kapasitas mental santri dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam beradaptasi dengan lingkungan belajar dan pergaulan yang lebih sehat.
“Hendaknya kegiatan ini juga dapat membekali para wali kelas dalam membantu menangani dan membimbing santri asuhnya,” ujar Hanif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur KMI Munawar, S.Pd., Penanggung Jawab UKS Al Zahrah Ayu Agus Melani, A.Md.Kep., serta para wali kelas: Izzatul Jannah, S.Pd., Trio Antika, S.Pd., Safriana, S.Pd.I., Junita Sari, S.Pd.I., Rizki Yani, S.Pd., Hazra Yusria Nurhen, S.H., Riza Mulia, M.A., Nanda Rezeki, S.I.Kom., Azzaturrima, Eka Prasetian, S.Pd., dan Fajri, S.Pd.I.










