Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Menantu Trump Gagal Bawa Hasil soal Gaza usai Temui Netanyahu-Hamas

redaksi by redaksi
20/08/2026
in Internasional
0
Menantu Trump Gagal Bawa Hasil soal Gaza usai Temui Netanyahu-Hamas

Utusan Presiden As Donald Trump sekaligus menantunya, Jared Kushner, meninggalkan Israel tanpa membawa terobosan baru dalam mengakhiri perang di Gaza. (AFP/TASOS KATOPODIS)

Jakarta – Utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekaligus menantunya, Jared Kushner, meninggalkan Israel tanpa membawa terobosan baru dalam upaya mengakhiri perang di Gaza.

Hal itu terjadi setelah Kushner melakukan pembicaraan dengan pemimpin Israel dan Hamas selama dua hari.

Kushner bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem pada Senin, setelah sebelumnya bertemu dengan pemimpin politik Hamas, Khalil Al-Hayya, di Mesir. Pertemuan tersebut bertujuan menghidupkan kembali rencana perdamaian yang didukung Trump.

Namun, kedua pihak masih bertahan pada tuntutan masing-masing. Hamas menuntut Israel menghentikan serangan dan menarik pasukannya dari Gaza, sedangkan Netanyahu bersikeras bahwa Hamas harus dilucuti terlebih dahulu sebelum pasukan Israel ditarik.

Kushner menyebut pertemuannya dengan Netanyahu yang berlangsung hampir empat jam sebagai pertemuan yang “baik”. Ia juga mengatakan perwakilan Hamas menyampaikan “semua hal yang tepat”.

“Kita bisa melihat kemajuan, Anda tahu, dalam waktu sesingkat 30 hari, mudah-mudahan kita mulai menyingkirkan beberapa senjata dan mudah-mudahan, Anda tahu, menimbun beberapa terowongan juga dalam 60 hingga 90 hari ke depan,” kata Kushner kepada kepala koresponden luar negeri Fox News, Trey Yingst, dalam sebuah wawancara.

Sebelumnya, Trump mengatakan Hamas telah menyetujui rencana 15 poin untuk mengakhiri perang dan secara bertahap menyerahkan senjatanya. Namun, Hamas menegaskan pelaksanaan rencana tersebut bergantung pada Israel yang lebih dulu menghentikan serangan dan menarik pasukannya dari Gaza.

Netanyahu tetap menolak penarikan pasukan sebelum Hamas benar-benar dilucuti.

Tidak ada terobosan di Yerusalem

Kushner mengatakan AS tidak akan membatasi hak Israel untuk membela diri apabila terdapat ancaman nyata.

“Setiap senjata, ringan dan berat, dan setiap terowongan,” kata seorang pejabat dari Dewan Perdamaian Trump.

Namun, pejabat itu mengatakan Netanyahu telah diberitahu bahwa Hamas telah berkomitmen untuk melucuti senjata sepenuhnya dan “segera menghentikan semua aktivitas militer, termasuk persenjataan kembali dan penggalian terowongan.”

Seorang pejabat Israel mengatakan Netanyahu menegaskan bahwa militer Israel akan tetap beroperasi di Gaza sesuai kebutuhan, termasuk menargetkan anggota Hamas yang dianggap terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang di Gaza.

Selain itu, Netanyahu dan Kushner sepakat bahwa rekonstruksi Gaza tidak akan dimulai sampai Hamas dilucuti senjatanya, kata pejabat Israel itu.

“Kami sangat berkomitmen pada rencana untuk membangun kembali Gaza, tetapi kami tidak akan mengizinkan Gaza dibangun kembali sampai demiliterisasi terjadi,” kata Kushner.

Hamas menuntut agar Israel mematuhi gencatan senjata dan menarik pasukannya dari Gaza. Kedua pihak berselisih mengenai urutan pelaksanaan rencana Trump. Lebih dari 1.200 warga Palestina dan empat tentara Israel telah tewas di Gaza sejak Oktober lalu, menurut pejabat kesehatan Gaza dan militer Israel.

Netanyahu dan Kushner juga sepakat untuk membentuk kelompok kerja yang membahas perlucutan senjata dan kelompok kerja lain tentang sanitasi, air bersih, dan masalah kesehatan masyarakat lainnya, demikian pernyataan terpisah dari kantor perdana menteri dan pejabat Dewan Perdamaian.

Rekonstruksi

Rencana rekonstruksi sebelumnya memungkinkan pembangunan dilakukan di wilayah Gaza yang berada di bawah kendali Israel atau pemerintahan teknokrat Palestina yang baru. Dewan Perdamaian juga menyebut beberapa senjata pribadi masih dapat diizinkan berdasarkan hukum Palestina.

Netanyahu menghadapi pemilihan ulang yang sulit pada 27 Oktober. Para diplomat menilai kecil kemungkinan Netanyahu memberikan konsesi besar terkait Gaza sebelum pemungutan suara.

Terlebih, menurut jajak pendapat, sebagian besar warga Israel masih mendukung kelanjutan perang di Gaza.

Kushner dan utusan Dewan Perdamaian Trump untuk Gaza, Nickolay Mladenov, tiba di Israel setelah bertemu Al-Hayya di Mesir, Minggu. Pertemuan tersebut menjadi pertemuan kedua Kushner yang diketahui dengan perwakilan Hamas.

Sebelumnya, Kushner bersama utusan AS Steve Witkoff bertemu pejabat Hamas pada Oktober 2025. Pertemuan itu turut membantu tercapainya kesepakatan yang mengarah pada gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera yang masih ditahan Hamas.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Next Post

Prancis Kecam Seruan Menteri Israel Bunuh Massal Warga Gaza Tiap Malam

Next Post
Prancis Kecam Seruan Menteri Israel Bunuh Massal Warga Gaza Tiap Malam

Prancis Kecam Seruan Menteri Israel Bunuh Massal Warga Gaza Tiap Malam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Peringatan HUT RI ke-81 di Dinas Sosial Aceh: Bangkitkan Semangat Pengabdian dan Kebersamaan Kerja

Peringatan HUT RI ke-81 di Dinas Sosial Aceh: Bangkitkan Semangat Pengabdian dan Kebersamaan Kerja

20/08/2026
SMKN 2 Banda Aceh Perpanjang Kemitraan PASCH GOETHE Institut Guna Perkuat Pembelajaran Bahasa Jerman di Aceh

SMKN 2 Banda Aceh Perpanjang Kemitraan PASCH GOETHE Institut Guna Perkuat Pembelajaran Bahasa Jerman di Aceh

20/08/2026
Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

20/08/2026
Al Zahrah Bidik Santri Kuasai TOEFL dan TOAFL, Bekal Dakwah dan Karier Global

Al Zahrah Bidik Santri Kuasai TOEFL dan TOAFL, Bekal Dakwah dan Karier Global

20/08/2026
Nasir Djamil Buka Pendidikan Advokat IKADIN, Tekankan Kebenaran, Etika, dan Keadilan ‎

Nasir Djamil Buka Pendidikan Advokat IKADIN, Tekankan Kebenaran, Etika, dan Keadilan ‎

20/08/2026

Terpopuler

Menantu Trump Gagal Bawa Hasil soal Gaza usai Temui Netanyahu-Hamas

Menantu Trump Gagal Bawa Hasil soal Gaza usai Temui Netanyahu-Hamas

20/08/2026

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Tari Rapa’i Geleng FAH UIN Ar-Raniry Pukau Panggung Internasional SIGMA Unplugged 2026 di Malaysia

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

21 Agustus: Tragedi Rumoh Geudong, Ahli Waris dan Aktivis HAM Aceh Desak Keadilan Menyeluruh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com