Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Rumah Masrida Nyaris Tak Layak Huni, KOMPAK Galang Donasi untuk Ibu dan Bayinya 9 Bulan

redaksi by redaksi
04/09/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Rumah Masrida Nyaris Tak Layak Huni, KOMPAK Galang Donasi untuk Ibu dan Bayinya 9 Bulan

Blangpidie — Duka belum sempat mengering ketika kematian kembali mengetuk pintu rumah kecil itu.

Tujuh hari sebelumnya, Masrida kehilangan suaminya. Belum selesai ia menerima kenyataan bahwa orang yang selama ini menjadi tempat bersandar telah dipanggil menghadap Allah SWT, kabar duka kembali datang. Kali ini, ibu kandungnya menyusul meninggal dunia.

Bagi Masrida, kehilangan itu datang berturut-turut, nyaris tanpa memberi kesempatan untuk menarik napas.

Kini ia tinggal bersama bayinya yang baru berusia sembilan bulan. Di rumah kecil di Dusun 3, Desa Kuta Jeumpa, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya, Masrida harus menjalani hari-hari dengan beban yang jauh lebih berat daripada ukuran rumah yang ditempatinya.

Tiga hari setelah kepergian sang ibu, suasana rumah itu masih diselimuti duka. Tidak banyak yang dapat dilakukan Masrida selain menerima takdir yang datang bertubi-tubi.

Di satu sisi, ia kehilangan suami. Di sisi lain, ia kehilangan ibu kandung yang selama ini menjadi bagian dari tempat ia bersandar. Sementara di hadapannya ada seorang bayi berusia sembilan bulan yang belum mengerti mengapa kehidupan ibunya berubah begitu cepat.

Rumah itu sendiri seakan ikut menceritakan kesulitan yang sedang dihadapi Masrida.

Bangunannya sangat kecil. Hanya terdapat satu kamar dan ruang tamu yang luasnya sekitar dua meter. Bagian dinding rumah bahkan masih menggunakan anyaman daun kelapa. Ketika hujan turun, air dengan mudah masuk melalui celah-celah rumah.

Tidak ada ruang dapur yang layak.

Kondisi tersebut membuat persoalan Masrida bukan hanya tentang kehilangan orang-orang yang dicintainya. Ada persoalan lain yang lebih sunyi: bagaimana ia dan bayinya akan menjalani kehidupan setelah dua orang yang menjadi sandaran hidupnya pergi dalam waktu berdekatan?

Kabar tentang kondisi itu kemudian sampai kepada masyarakat.

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Pejuang Keadilan (KOMPAK), Saharuddin, bersama Keuchik Desa Kuta Jeumpa dan sejumlah tokoh masyarakat mendatangi kediaman Masrida.

Kedatangan mereka bukan sekadar untuk melihat kondisi rumah. Mereka ingin memastikan bahwa keluarga yang sedang berduka itu tidak menghadapi semuanya seorang diri.

Dalam pertemuan bersama keuchik, perangkat desa dan tokoh masyarakat, muncul harapan agar KOMPAK dapat ikut membantu Masrida dan bayinya.

Saharuddin mengatakan, pihaknya berencana membuka donasi untuk membantu memperbaiki rumah tersebut.

“Insyaallah kita akan mencoba membantu untuk membuka donasi,” ujarnya.

Rencana penggunaan dana itu diarahkan untuk merenovasi rumah sekaligus membangun dapur yang layak. Bukan kemewahan yang hendak dibangun, melainkan tempat tinggal yang lebih aman bagi seorang ibu dan bayinya.

Sebab, rumah bagi Masrida bukan sekadar bangunan. Rumah itu kini menjadi tempat ia membesarkan anaknya setelah kehilangan suami dan ibunya dalam waktu yang begitu berdekatan.

Kisah Masrida pada akhirnya bukan hanya tentang kematian.

Ia adalah cerita tentang seorang ibu yang dipaksa keadaan untuk tetap berdiri ketika dua sandaran hidupnya telah tiada. Tentang seorang bayi sembilan bulan yang masih membutuhkan pelukan ibunya, sementara sang ibu sendiri sedang berusaha menyembuhkan luka kehilangan.

Karena itu, bantuan yang datang nantinya bukan sekadar soal semen, kayu, seng atau material bangunan. Ada harapan agar Masrida dan bayinya memiliki tempat yang lebih aman untuk memulai kembali kehidupan yang telah berubah.

Masyarakat yang ingin membantu dapat menyalurkan donasi melalui:

Bank Aceh
Nomor Rekening: 090.0224012806-6
Atas Nama: MISRIDA

Bantuan juga dapat diberikan dalam bentuk material dan diantarkan langsung ke kediaman Masrida di Dusun 3, Desa Kuta Jeumpa, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Di rumah kecil itu, Masrida mungkin tidak sedang meminta belas kasihan.

Ia hanya sedang berusaha bertahan.

Dan di tengah kehilangan yang datang hampir bersamaan, sedikit kepedulian dari orang lain mungkin dapat menjadi alasan bagi seorang ibu untuk kembali percaya bahwa ia tidak benar-benar sendirian.

Previous Post

Muslim Ayub Kunjungi Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Pantau Aktivitas Warga Binaan

Next Post

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Next Post
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

04/09/2026
Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

04/09/2026
Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

04/09/2026
Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

04/09/2026

Terpopuler

Rumah Masrida Nyaris Tak Layak Huni, KOMPAK Galang Donasi untuk Ibu dan Bayinya 9 Bulan

Rumah Masrida Nyaris Tak Layak Huni, KOMPAK Galang Donasi untuk Ibu dan Bayinya 9 Bulan

04/09/2026

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com