Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Warga Aceh Besar Ditangkap Usai Diduga Terlibat ‘Penggelapan’ Sepeda Motor

redaksi by redaksi
13/09/2026
in Lintas Timur
0
Warga Aceh Besar Ditangkap Usai Diduga Terlibat ‘Penggelapan’ Sepeda Motor

BANDA ACEH – Polisi mengamankan seorang pria berinisial IA (40), warga Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, yang diduga terlibat tindak pidana penggelapan sepeda motor milik warga.

Pria tersebut diamankan Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh pada Selasa, 8 September 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Ia diamankan di Kabupaten Aceh Barat setelah sebelumnya ditangani personel Satpol PP dan WH setempat.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono membenarkan penanganan perkara tersebut.

Kasatreskrim menjelaskan, kasus itu dilaporkan korban, Darmansyah (40), warga Desa Lampeneurut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, ke Polresta Banda Aceh pada 31 Agustus 2026. Laporan tersebut teregister dalam LP/B/683/IX/2026/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh, Sabtu (12/9/2026).

Berdasarkan laporan, kata Dizha, peristiwa bermula ketika terduga pelaku mendatangi korban sekitar pukul 02.15 WIB. Saat itu, terduga pelaku meminjam sepeda motor Honda Vario 150 warna merah putih dengan nomor polisi BL 6199 LBN.

“Kepada korban, terduga pelaku mengaku hendak pergi ke Patek, Kabupaten Aceh Jaya, karena adiknya sedang kurang sehat. Ia juga berjanji mengembalikan sepeda motor tersebut keesokan harinya,” ujar Kompol Dizha.

Karena merasa kasihan, korban meminjamkan sepeda motornya. Namun, korban mengingatkan agar kendaraan segera dikembalikan karena tidak memiliki kendaraan lain.

Keesokan harinya sekitar pukul 20.00 WIB, terduga pelaku menghubungi korban dan menyampaikan belum dapat kembali ke Banda Aceh dengan alasan kondisi adiknya kritis. Dalam komunikasi tersebut, terduga pelaku juga meminta uang. Korban kemudian mengirimkan Rp300.000 melalui dompet digital DANA milik terduga pelaku, sebutnya.

Selanjutnya, pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 13.36 WIB, korban kembali menghubungi terduga pelaku untuk meminta sepeda motornya dikembalikan. Namun, menurut laporan, terduga pelaku terus menghindar. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp18 juta dan melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, sambung Dizha, proses penangkapan bermula ketika Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh memperoleh informasi bahwa terduga pelaku telah diamankan oleh personel Satpol PP dan WH di Kabupaten Aceh Barat.

Tim kemudian bergerak ke Aceh Barat. Setelah tiba di kantor Satpol PP dan WH setempat, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku disebut mengakui membawa sepeda motor milik korban selama lebih dari dua pekan. Ia juga disebut berencana menuju Kabupaten Simeulue.

Selanjutnya, terduga pelaku bersama barang bukti sepeda motor dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Previous Post

ICMI Aceh Dorong Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

Next Post

Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

Next Post
Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

Polisi Kembali Ringkus Tiga Pelaku Curanmor di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RSUD Pidie Jaya Benahi Pelayanan, Percepatan Penanganan Pasien Jadi Prioritas

RSUD Pidie Jaya Benahi Pelayanan, Percepatan Penanganan Pasien Jadi Prioritas

04/11/2026
DBD Mengancam, Anggaran Fogging Dinkes Aceh Singkil Justru Misterius

DBD Mengancam, Anggaran Fogging Dinkes Aceh Singkil Justru Misterius

04/11/2026
YARA Abdya Buka Posko Pengaduan Korban Mafia Tanah

YARA Abdya Buka Posko Pengaduan Korban Mafia Tanah

04/11/2026
Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

04/11/2026
Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

04/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

Warga Aceh Besar Ditangkap Usai Diduga Terlibat ‘Penggelapan’ Sepeda Motor

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com