Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kepala Daerah se-Aceh Harus Siaga Bencana Tiga Bulan ke Depan

redaksi by redaksi
18/09/2026
in Nanggroe
0
Tiga Kecamatan di Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Foto Jalanan terendam banjir di Desa Keude Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (15/5/2026)(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem meminta seluruh bupati/wali kota se-Aceh untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana karena diperkirakan intensitas hujan di Aceh meningkat dalam tiga bulan ke depan, Oktober-Desember 2026.

“Gubernur minta seluruh bupati/wali kota siaga. Langkah itu untuk mengantisipasi dampak peningkatan intensitas curah hujan yang akan terjadi selama tiga bulan ke depan,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis.

Imbauan kesiapsiagaan bencana tersebut juga telah disampaikan melalui surat dengan nomor 300.2/11114 tertanggal 14 September 2026 yang ditujukan kepada bupati/wali kota se-Aceh.

Nurlis mengatakan, kesiapsiagaan bencana ini mengacu pada informasi prediksi curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Aceh.

BMKG menginformasikan bahwa pada Oktober sampai Desember 2026 terpantau curah hujan dengan intensitas menengah dan tinggi di wilayah Aceh.

BMKG, kata dia, juga menyebutkan dua bentuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak intensitas hujan. Untuk wilayah hujan rendah, perlu melakukan konservasi dan penghematan air (penggunaan air bijak, perbaikan kebocoran), serta membangun infrastruktur resapan air (biopori, sumur resapan, embung).

Kemudian, melakukan penyesuaian sektor pertanian ke varietas tahan kering (palawija, irigasi tetes), serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sedangkan wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi, perlu melakukan tindakan kesiapsiagaan yaitu berupa pembersihan lingkungan dan drainase melalui gotong royong, menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) berisi dokumen penting dan perlengkapan dasar.

“Selain itu, juga perlu menjaga keamanan kelistrikan dan aset (matikan listrik, naikkan barang berharga), serta memantau informasi peringatan dini BMKG dan siap melakukan evakuasi,” ujarnya.

Terkait hal ini, tambah Nurlis, Gubernur Aceh juga menekankan pentingnya sinergi dan dukungan seluruh unsur Forkopimda Aceh, termasuk TNI dan Polri, bersama pemerintah kabupaten/kota, dan instansi terkait, serta perguruan tinggi negeri dan swasta dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan.

“Kolaborasi penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat respons di lapangan, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas bersama,” demikian Nurlis Effendi.

Sumber: antara

Previous Post

LK3 Banda Aceh Buka Akses Konsultasi dan Pendampingan bagi Keluarga

Next Post

Ohku, Perwira Polisi di Aceh Timur Dipukul saat Pergoki Pencuri Kabel Tower

Next Post
Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

Ohku, Perwira Polisi di Aceh Timur Dipukul saat Pergoki Pencuri Kabel Tower

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kecamatan Peukan Bada Tanda Tangan MOA dan IA dengan FKIP, FKM, dan F Teknik USM

Kecamatan Peukan Bada Tanda Tangan MOA dan IA dengan FKIP, FKM, dan F Teknik USM

03/11/2026
Krak, Lulusan Al Zahrah Akan Diberikan Beasiswa Full ke Universitas Ternama di Indonesia

Krak, Lulusan Al Zahrah Akan Diberikan Beasiswa Full ke Universitas Ternama di Indonesia

03/11/2026
Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

03/11/2026
Pj Keuchik Pulo Bunta Fasilitasi Tim USM Peroleh Hibah Kemdiktisaintek untuk Gampong Meunasah Tuha

Pj Keuchik Pulo Bunta Fasilitasi Tim USM Peroleh Hibah Kemdiktisaintek untuk Gampong Meunasah Tuha

03/11/2026
YARA Kecam Menteri Pertanian yang Dinilai Abaikan Kekhususan Aceh: 250 Ton Beras Masyarakat Sabang Masih Tertahan

YARA Kecam Menteri Pertanian yang Dinilai Abaikan Kekhususan Aceh: 250 Ton Beras Masyarakat Sabang Masih Tertahan

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Kepala Daerah se-Aceh Harus Siaga Bencana Tiga Bulan ke Depan

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com