Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

redaksi by redaksi
20/09/2026
in Pariwisata
0
Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mengikuti rapat dengan Tim Kementerian Pariwisata RI tentang Tren dan Pengembangan Kepariwisataan di Kota Banda Aceh di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Sabtu (19/09/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang diikuti oleh Sekda Kota Banda Aceh, para asisten dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam rapat ini, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi memaparkan beberapa outline yang dibahas yaitu tentang kepariwisataan nasional, kepariwisataan Aceh dan Banda Aceh, dan strategi percepatan pembangunan kepariwisataan di Banda Aceh.

Reza mengatakan, Banda Aceh memiliki potensi pariwisata yang kuat, terutama pada wisata sejarah, tsunami, religi, budaya, dan kuliner, dengan Tsunami Trail dan Heritage Trail sebagai produk yang memiliki diferensiasi kuat.

Kata Reza, pariwisata di Banda Aceh telah memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, tercermin dari kontribusi PAD terkait pariwisata sebesar 36,18%.

“Namun, potensi tersebut masih dapat dioptimalkan melalui peningkatan kualitas produk, lama tinggal, pengeluaran wisatawan, dan keterlibatan ekonomi masyarakat.”

“Daya saing Banda Aceh juga masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama aksesibilitas, kualitas amenitas, prioritas pembangunan kepariwisataan, dan penguatan industri serta SDM,” tambah Reza.

Karena itu, Reza menambahkan arah pengembangan perlu bergeser dari sekadar meningkatkan kunjungan menuju quality tourism, dengan mengintegrasikan destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan dalam satu ekosistem pariwisata.

Sementra itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan pengembangan pariwisata Banda Aceh membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Infrastruktur, pelaku usaha, masyarakat, komunitas sejarah, hingga pemerintah harus bergerak dalam satu arah agar potensi wisata kota dapat berkembang secara berkelanjutan.

Illiza menilai Banda Aceh memiliki modal besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah. Namun, potensi tersebut perlu dikemas melalui storytelling agar wisatawan tidak sekadar datang dan melihat sebuah objek, tetapi juga memahami nilai sejarah di baliknya.

Menurut Illiza, pengembangan wisata juga harus terhubung dengan daerah sekitar seperti Aceh Besar dan Sabang. Wisatawan yang berkunjung ke Sabang, misalnya, diharapkan turut menginap, makan, menggunakan transportasi, serta berbelanja di Banda Aceh.

Karena itu, Pemko Banda Aceh juga menyiapkan sejumlah kawasan bersejarah untuk direvitalisasi. Penataan tersebut diarahkan agar kawasan kota tua memiliki identitas yang lebih kuat dan terhubung dengan berbagai destinasi lainnya.

Previous Post

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0110/Abdya Layani Pengobatan Gratis Hingga Sosialisasi KTP Elektronik 

Next Post

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Next Post
Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Minta MPR Aktifkan Referendum

YARA Minta MPR Aktifkan Referendum

05/11/2026
Kuasa Hukum Novi Sri Wahyuni Bantah Tuduhan Penggelapan Sertifikat: Tidak Berdasar!

Kuasa Hukum Novi Sri Wahyuni Bantah Tuduhan Penggelapan Sertifikat: Tidak Berdasar!

05/11/2026
Wali Nanggroe Terima Menko Yusril, Bahas Kekhususan Aceh dan Penyelesaian Isu Bendera

Wali Nanggroe Terima Menko Yusril, Bahas Kekhususan Aceh dan Penyelesaian Isu Bendera

05/11/2026
Calon Ketua PWI Aceh Tanggapi Fitnah Terhadap Dirinya

Calon Ketua PWI Aceh Tanggapi Fitnah Terhadap Dirinya

05/11/2026
Pelajaran Filosofis dari Kematian Seorang Pemuda di Meunasah Tiro

Pelajaran Filosofis dari Kematian Seorang Pemuda di Meunasah Tiro

05/11/2026

Terpopuler

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

04/11/2026

Kembangkan Kepariwisataan, Pemko Banda Aceh Ikut Rapat dengan Tim Kemenpar RI

Warga di Tiro Ditembak, Azhari Cage: Panglima TNI Wajib Menindak Pelaku yang Terlibat

Bupati Safaruddin Suling di Masjid Tertua Abdya, Pesannya Nyelekit Soal Shalat

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com