SIGLI — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pidie mulai mempertegas arah konsolidasi politiknya menghadapi agenda politik mendatang. Targetnya tidak kecil: mendongkrak perolehan kursi DPRK hingga enam atau tujuh kursi agar memiliki kekuatan politik yang cukup untuk mengusung calon bupati pada Pilkada mendatang.
Target tersebut ditegaskan Ketua DPC PKB Pidie, Zulfazli SE MM, dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PKB Pidie yang dirangkaikan dengan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Pidie di Sekretariat DPC PKB Pidie, Minggu (20/9/2026).
Menurut Zulfazli, target perolehan kursi tidak akan dicapai hanya melalui kerja politik menjelang pemilu. PKB ingin membangun struktur partai yang aktif dan hadir di tengah masyarakat.
“PKB Pidie terus akan melakukan politik kehadiran di tengah masyarakat. Targetnya, PKB mampu menghadirkan kursi yang cukup untuk dapat mencalonkan bupati pada Pilkada yang akan datang, minimal enam atau tujuh kursi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Zulfazli.
Musancab menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur PKB hingga tingkat kecamatan. Sementara UKK calon Ketua DPAC menjadi tahapan penting untuk memastikan kepengurusan di tingkat bawah tidak sekadar terbentuk secara administratif, tetapi memiliki kapasitas untuk menjalankan kerja-kerja partai.
PKB menempatkan kader sebagai salah satu kunci untuk memperkuat basis politik. Karena itu, calon pengurus DPAC diuji tidak hanya dari sisi kesiapan organisasi, tetapi juga komitmen, integritas, dan kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat.
Konsolidasi ini sekaligus menunjukkan bahwa PKB mulai menyiapkan mesin organisasi jauh sebelum memasuki pertarungan elektoral berikutnya.
Target enam hingga tujuh kursi DPRK menjadi tantangan tersendiri bagi PKB Pidie. Untuk mencapainya, partai harus memperkuat struktur, memperluas basis pemilih, serta memastikan kerja politik di tingkat kecamatan berjalan secara konsisten.
Bagi PKB, kursi DPRK bukan semata target elektoral. Tambahan kursi akan menentukan sejauh mana partai memiliki ruang politik dalam menentukan arah pemerintahan daerah, termasuk dalam konteks pencalonan kepala daerah.
Oleh karena itu, Musancab dan UKK DPAC menjadi lebih dari sekadar agenda internal partai. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya PKB membangun fondasi organisasi untuk menghadapi pertarungan politik yang lebih besar.
Kini tantangannya adalah membuktikan apakah konsolidasi di atas kertas mampu diterjemahkan menjadi kekuatan nyata di lapangan.
Target tujuh kursi telah dipasang; pekerjaan PKB Pidie berikutnya adalah membuktikan target tersebut melalui kerja politik yang terukur dan kehadiran yang benar-benar dirasakan masyarakat.[Mul]









