ACEH BESAR — Lapangan sepak bola Gampong Lieue, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, menjadi panggung lahirnya semangat dan talenta baru sepak bola Aceh.
Turnamen Sepak Bola U-12 dan U-15 dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat resmi ditutup Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. T. Ibrahim, ST, MM, Minggu (27/9/2026).
Kompetisi yang digelar sejak 6 September 2026 itu diikuti 28 tim, terdiri dari 12 tim U-12 dan 16 tim U-15. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp15 juta.
Pada final U-15, Prada FC keluar sebagai juara setelah menundukkan Rambo Bayu FC melalui drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang 0-0 hingga waktu normal, sebelum Prada FC menang 4-1 melalui titik putih.
Rambo Bayu FC menjadi juara kedua, Ajee Pagar Air juara ketiga dan Lieue FC juara keempat.
Sementara kategori U-12 dimenangkan Ie Masen Kaye Adang FC. Rambo Bayu FC berada di posisi kedua dan Lieue FC di posisi ketiga.
Penghargaan individu juga diberikan. Ari dari Rambo Bayu FC menjadi top skor U-15, sementara Noval dari Prada FC dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Untuk kategori U-12, Kaffal Khair dari Putera Deli FC meraih gelar top skor dan Fahrullah Rifai dari Ie Masen Kaye Adang FC terpilih sebagai pemain terbaik.
Dalam sambutannya, HT Ibrahim menegaskan bahwa turnamen usia dini bukan semata-mata soal mengejar kemenangan. Menurutnya, kompetisi harus menjadi ruang bagi anak-anak untuk membangun disiplin, kerja sama, mental bertanding dan sportivitas.
“Saya meminta kepada seluruh pemain dan tim manajer agar dalam laga final ini mengedepankan sportivitas, bermain dengan baik, serta menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki,” kata HT Ibrahim.
Ia berharap turnamen tersebut dapat digelar secara rutin setiap September sehingga semakin banyak anak Aceh mendapatkan kesempatan bertanding dan mengembangkan bakat.
“Insyaallah, Turnamen Piala Bergilir HUT Demokrat seperti ini akan kita adakan setiap tahun pada bulan September. Pasti nanti peminatnya semakin banyak dan lebih meriah,” ujarnya.
HT Ibrahim juga mengingatkan wasit agar memimpin pertandingan secara profesional dan adil. Sementara kepada para pemain, ia berpesan agar tidak berhenti berlatih dan terus mengasah kemampuan.
“Kalian adalah talenta-talenta muda yang harus terus dikembangkan,” katanya.
Menurut HT Ibrahim, sepak bola juga dapat menjadi jalan masa depan bagi anak-anak apabila ditekuni secara serius.
“Sepak bola bisa menjadi lapangan pekerjaan dan sumber penghasilan yang baik apabila ditekuni dengan serius dan penuh kedisiplinan. Karena itu, jangan sombong, tetap disiplin, jaga kesehatan, dan jangan merokok,” ujarnya.
Penutupan turnamen turut dihadiri Ketua PDRI Aceh, Rida Ariani, A.Mk, Anggota DPRK Aceh Besar dari Fraksi Partai Demokrat, Dahlan, serta Keuchik Gampong Lieue.
Bagi para peserta, turnamen tersebut tidak hanya menghasilkan juara dan penghargaan. Lebih dari itu, lapangan menjadi tempat mereka belajar menerima kemenangan, menghadapi kekalahan, menghormati lawan dan membangun persahabatan.
HT Ibrahim berharap kompetisi semacam itu terus berkembang sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini. Dari lapangan-lapangan gampong, ia berharap muncul talenta yang kelak mampu membawa nama Aceh ke level yang lebih tinggi.
Daftar Juara
U-12
Juara 1: Ie Masen Kaye Adang FC — Rp2.500.000
Juara 2: Rambo Bayu FC — Rp2.000.000
Juara 3: Lieue FC — Rp1.000.000
Top Skor: Kaffal Khair — Rp500.000
Pemain Terbaik: Fahrullah Rifai — Rp500.000
U-15
Juara 1: Prada FC — Rp3.500.000
Juara 2: Rambo Bayu FC — Rp2.500.000
Juara 3: Ajee Pagar Air — Rp1.000.000
Juara 4: Lieue FC — Rp500.000
Top Skor: Ari — Rp500.000
Pemain Terbaik: Noval — Rp500.000
Total hadiah: Rp15.000.000.









