Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/09/2026
in Lingkungan
0
Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Banda Aceh — Tim PKM-BGB USK dan mahasiswa KKN Tematik USK tahun 2026 bersama Aceh Climat Change Initiative (ACCI) USK memperkuat aksi pengelolaan sampah organik di Gampong Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, melalui penyediaan dan instalasi 15 unit komposter aerob, 26 September 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung penguatan Program Kampung Iklim (ProKlim) melalui aksi lingkungan yang dapat diterapkan dan dikelola langsung oleh masyarakat di tingkat gampong.

Penyerahan 15 unit komposter aerob dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026, bertempat di Kantor Desa Gampong Alue Deah Teungoh. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Tim Pengabdi PKMBGB USK, Prof. Dr. Ir. Sri Mulyati, S.T., M.T., IPU., kepada Irwansyah, S.E., Keuchik Gampong Alue Deah Teungoh yang turut disaksikan oleh perwakilan dari tim DLHK3 Kota Banda Aceh Bidang Tata Lingkungan DLHK3 Kota Banda Aceh, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat.

Komposter aerob dirancang sebagai sarana sederhana untuk membantu mengolah sampah organik melalui proses pengomposan dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme dalam kondisi aerob. Penggunaan alat ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya sekaligus menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan tanaman dan kebun masyarakat.

“Pengelolaan sampah organik merupakan salah satu bentuk aksi nyata yang dapat dilakukan masyarakat dalam mendukung ProKlim. Melalui pemanfaatan komposter aerob, kami berharap masyarakat dapat mengurangi sampah dari sumbernya sekaligus memperkuat praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat gampong,” ujar Sri Mulyati.

Setelah proses penyerahan, instalasi 15 unit komposter aerob dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026. Instalasi dilakukan pada 15 titik lokasi yang telah ditentukan bersama di Gampong Alue Deah Teungoh, yaitu di Kantor Desa, kawasan Waste Collecting Point (WCP), dan Kebun Desa.

Penempatan di sejumlah titik tersebut dimaksudkan agar komposter dapat langsung digunakan pada lokasi yang memiliki aktivitas pengelolaan sampah organik serta memiliki potensi pemanfaatan kompos yang dihasilkan.

Kegiatan instalasi sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pendampingan mahasiswa KKN Tematik USK. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam pemasangan unit, tetapi juga mendukung proses pengenalan cara penggunaan dan pengelolaan komposter kepada pihak yang bertanggung jawab di masing-masing lokasi.

Penyediaan komposter juga diikuti dengan penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Diva Camila Putri, mahasiswa KKN Tematik USK dari Program Studi Teknik Kimia dan Penanggung Jawab Pelatihan Kompos, mengatakan bahwa keberhasilan penggunaan komposter tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat, tetapi juga pada pemahaman pengguna dalam mengelola bahan organik.

“Komposter akan memberikan manfaat apabila masyarakat memahami cara memilah dan memasukkan bahan organik, menjaga kondisi komposter, serta melakukan pemantauan selama proses pengomposan. Karena itu, pelatihan menjadi bagian penting agar alat yang telah diberikan dapat digunakan secara konsisten dan menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan,” ujar Diva.

Menurutnya, pelatihan juga diarahkan untuk memperkenalkan pengelolaan sampah organik yang sederhana dan dapat dilakukan secara rutin dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dari sisi teknis, Zaki Muamar, mahasiswa KKN Tematik USK dari Program Studi Teknik Kimia dan Penanggung Jawab Desain dan Instalasi Komposter Aerob, menjelaskan bahwa penempatan komposter dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

“Desain dan instalasi komposter disesuaikan dengan lokasi penempatan agar alat dapat digunakan secara praktis dan mudah dipantau. Kami juga memastikan setiap unit dapat dioperasikan dengan sederhana sehingga pengelola di masing-masing titik dapat melanjutkan penggunaannya setelah proses instalasi selesai,” ujar Zaki.

Keterlibatan mahasiswa Program Studi Teknik Kimia dalam desain, instalasi, dan pelatihan memberikan ruang untuk menerapkan pengetahuan teknis dalam konteks pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Pada saat yang sama, proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan mahasiswa melalui KKN Tematik.

Keuchik Gampong Alue Deah Teungoh, Irwansyah, S.E., menyambut baik dukungan tersebut dan berharap seluruh unit komposter dapat dimanfaatkan serta dirawat secara berkelanjutan.

“Kami berharap komposter ini tidak hanya menjadi bantuan dalam bentuk alat, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Jika digunakan secara konsisten, kegiatan seperti ini dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat pelaksanaan ProKlim di Gampong Alue Deah Teungoh,” ujar Irwansyah.

Menurutnya, keberadaan komposter di beberapa titik diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih terbiasa memilah dan mengolah sampah organik dari sumbernya.

Penyediaan dan instalasi 15 unit komposter aerob melengkapi rangkaian kegiatan penguatan ProKlim di Gampong Alue Deah Teungoh. Jika sebelumnya penguatan ProKlim diarahkan pada peningkatan pemahaman dan kelembagaan masyarakat, kegiatan ini mendorong penerapan aksi lingkungan secara langsung di tingkat tapak.

Pengelolaan sampah organik melalui komposter aerob diharapkan dapat menjadi bagian dari praktik pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara rutin. Keberlanjutannya membutuhkan penggunaan yang konsisten, pemantauan, perawatan, serta pembagian tanggung jawab yang jelas pada setiap lokasi.

Previous Post

Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

27/09/2026
Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

27/09/2026
HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

27/09/2026
Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

27/09/2026
Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

27/09/2026

Terpopuler

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

27/09/2026

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Melati yang Mekar dari Sigli

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com