Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Sekolah Pascasarjana USK dan Georgetown University Bahas Perdamaian dan Pembangunan Aceh

redaksi by redaksi
28/09/2026
in Kampus
0
Sekolah Pascasarjana USK dan Georgetown University Bahas Perdamaian dan Pembangunan Aceh

BANDA ACEH – Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Georgetown Asia Pacific Peace Academy (GAPPA), Georgetown University, Amerika Serikat, memperkuat pertukaran pengetahuan mengenai perdamaian dan pembangunan Aceh melalui International Panel Lecture yang digelar di Banda Aceh, Senin (22/9/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari field visit GAPPA ke Aceh ini diselenggarakan melalui kolaborasi Program Studi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) USK, International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), dan Georgetown Asia Pacific Peace Academy.

Salah satu agenda utama menghadirkan Fahmi M. Nasir dari Baitul Mal Aceh yang membawakan topik “Aceh’s Development Trajectory, Special Autonomy, and Fiscal Sustainability.” Pembahasan tersebut mengulas perjalanan pembangunan Aceh dalam konteks pascakonflik, pelaksanaan otonomi khusus, serta tantangan keberlanjutan fiskal yang berkaitan dengan arah pembangunan Aceh ke depan.

Selain membahas pembangunan dan fiskal, forum ini juga mendiskusikan hubungan antara kebijakan pembangunan, kapasitas kelembagaan, dan keberlanjutan perdamaian. Perspektif tersebut menjadi bagian penting dalam memahami pengalaman Aceh sekaligus melihat relevansinya dengan dinamika pembangunan dan perdamaian di kawasan Asia-Pasifik.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Sekolah Pascasarjana USK, Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P. Dalam sambutannya, Prof. Muslim Akmal menekankan pentingnya forum internasional sebagai ruang untuk memperluas pertukaran pengetahuan, membangun jejaring akademik, serta menghasilkan gagasan yang dapat memberikan kontribusi praktis bagi pembangunan inklusif dan perdamaian berkelanjutan.

“Forum seperti ini penting karena memberikan ruang bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pembuat kebijakan untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Pengalaman Aceh dapat menjadi pembelajaran, tidak hanya bagi Aceh, tetapi juga bagi masyarakat internasional,” ujar Prof. Akmal.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah akademisi dan pengelola lembaga internasional, diantaranya Dr. Yuhki Tajima, Rector of Georgetown SFS Asia Pacific in Jakarta; Dr. Scott Evan Guggenheim, Director of Policy Labs of GSAP; Dr. Reza Idria, Executive Director of ICAIOS; serta Ika Ismiati, Program Manager of ICAIOS.

Forum ini diikuti peserta dari Indonesia, Jepang, Myanmar, Filipina, Thailand, Pakistan, dan Amerika Serikat. Keberagaman peserta memperkaya perspektif mengenai pengalaman Aceh dalam pembangunan, konflik, dan perdamaian di kawasan Asia-Pasifik.

Bagi Sekolah Pascasarjana USK, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pembelajaran melalui interaksi mahasiswa dengan akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan di bidang perdamaian dan pembangunan.

Kegiatan ini sekaligus mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan pembelajaran, jejaring akademik, dan kerja sama pendidikan serta penelitian lintas negara.

Kolaborasi USK, ICAIOS, dan Georgetown Asia Pacific Peace Academy diharapkan terus berkembang, sekaligus memperluas kontribusi pengalaman Aceh dalam pembangunan dan perdamaian pasca konflik pada diskursus akademik internasional.

Previous Post

Pemkab Nagan Raya Ikut Semarakkan Indonesia Fest 2026 di Banda Aceh

Next Post

Atlet Taekwondo UTU Sabet 4 Medali di Kejuaran Piala Bupati Aceh Jaya 2026

Next Post
Atlet Taekwondo UTU Sabet 4 Medali di Kejuaran Piala Bupati Aceh Jaya 2026

Atlet Taekwondo UTU Sabet 4 Medali di Kejuaran Piala Bupati Aceh Jaya 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Banjir Juga Rendam 312 Rumah Warga di Kota Subulussalam

Omen, Banjir Juga Rendam 312 Rumah Warga di Kota Subulussalam

28/09/2026
Ohku, 13 Desa di Aceh Tenggara Kembali Terendam Banjir

Ohku, 13 Desa di Aceh Tenggara Kembali Terendam Banjir

28/09/2026
Atlet Taekwondo UTU Sabet 4 Medali di Kejuaran Piala Bupati Aceh Jaya 2026

Atlet Taekwondo UTU Sabet 4 Medali di Kejuaran Piala Bupati Aceh Jaya 2026

28/09/2026
Sekolah Pascasarjana USK dan Georgetown University Bahas Perdamaian dan Pembangunan Aceh

Sekolah Pascasarjana USK dan Georgetown University Bahas Perdamaian dan Pembangunan Aceh

28/09/2026
Pemkab Nagan Raya Ikut Semarakkan Indonesia Fest 2026 di Banda Aceh

Pemkab Nagan Raya Ikut Semarakkan Indonesia Fest 2026 di Banda Aceh

28/09/2026

Terpopuler

Sekolah Pascasarjana USK dan Georgetown University Bahas Perdamaian dan Pembangunan Aceh

Sekolah Pascasarjana USK dan Georgetown University Bahas Perdamaian dan Pembangunan Aceh

28/09/2026

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Dipercaya Jadi Khatib di Kampung Sendiri, Dua Santri Al Zahrah Buktikan Hasil Didikan Pesantren

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com