BANDA ACEH – Sebanyak tiga orang guru SMA Negeri 1 Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, mengikuti pelatihan Fasilitator Daerah (Fasda) Bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) jenjang SMA.dan SMK.
Pelatihan itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEM.
Ketiga guru SMA Negeri 1 Tapaktuan yang mengikuti kegiatan tersebut berlangsung di Banda Aceh, 27 sampai 29 September 2026.
Kepala SMA Negeri 1 Tapaktuan, Kurnaidi MPd kepada media ini Senin (28/9) menyebutkan, ketiga orang guru itu adalah, Satria Hadi SPdI, Widia Rahmah S.Pd, dan Desi Alfia SPd.
Katanya, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Aceh. Kegiatan pelatihan ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep dan pendekatan pembelajaran STEM.
“Kegiatan ini sekaligus mengembangkan kemampuan dalam merancang pembelajaran yang inovatif, kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah,” ujar Kurnaidi.
Ia menjelaskan keikutsertaan tiga orang guru SMA Negeri 1 Tapaktuan dalam pelatihan itu diharapkan, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Disampaikqnnya, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan nantinya dapat dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya di Kabupaten Aceh Selatan melalui kegiatan berbagi praktik baik dan pengembangan pembelajaran di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah menuturkan, pembelajaran berbasis STEM mendorong peserta didik untuk tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan dengan persoalan nyata melalui kegiatan investigasi, eksperimen, perancangan, pemecahan masalah, dan kolaborasi.
Kurnaidi mengucapkan, apresiasi atas keikutsertaan tiga guru tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan budaya belajar dan inovasi di sekolah serta mendorong guru untuk terus mengembangkan kompetensi profesionalnya.
“Melalui pelatihan ini, hendaknya para guru dapat membawa pengetahuan dan pengalaman baru untuk diterapkan dalam pembelajaran di SMA Negeri 1 Tapaktuan, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna,” tandas mantan Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan ini.
Ditambahkannya, dengan mengikuti pelatihan Fasda Bidang STEM, SMA Negeri 1 Tapaktuan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan profesional guru serta memperkuat implementasi pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah peserta didik.









