Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

redaksi by redaksi
04/10/2026
in Internasional
0
Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Kementerian Pertahanan AS menunjuk Elon Musk untuk terlibat dalam Project Meridian, studi tentang teknologi perang masa depan. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Jakarta – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) menunjuk bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk, untuk ikut dalam studi Pentagon mengenai perang masa depan bernama Project Meridian. Proyek ini dibentuk untuk mempelajari kemampuan, teknologi, dan senjata yang dibutuhkan militer untuk menghadapi perang di masa depan.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan, Musk akan terlibat dalam studi ini bersama pendiri perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries Palmer Luckey dan mantan Ketua DPR AS Newt Gingrich.

Menurut dia, proyek ini akan berlangsung selama 120 hari untuk menganalisis gambaran terkait potensi perubahan peta peperangan, serta kemampuan apa saja yang perlu dikuasai militer AS dalam beberapa tahun hingga dekade ke depan.

“Project Meridian, yang berfokus pada masa depan peperangan, bukan bertujuan menyusun strategi atau kebijakan baru,” kata Hegseth saat mengumumkan proyek ini ketika berpidato di hadapan pasukan di Marine Corps Base Quantico, Virginia, Rabu (30/9), melansir CNBC.

Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menentukan sektor-sektor yang wajib kita kuasai serta kapabilitas yang harus kita matangkan.

Hegseth menyampaikan bahwa fokus program ini mencakup kegiatan menemukan, mengembangkan, dan memproduksi senjata serta sistem yang nantinya dibutuhkan pasukan AS di medan pertempuran, mencakup dari “bawah tanah hingga ke luar angkasa.”

Kepala Teknologi Pentagon Emil Michael akan memimpin proyek ini bersama Musk, Luckey, dan Gingrich sebagai pengarah utama, didukung oleh tim lintas sektor dari unsur pemerintah, industri, akademisi, hingga pakar kebijakan.

Peran baru ini menempatkan Musk dan Luckey pada posisi yang sangat strategis untuk membantu memetakan kebutuhan teknologi militer masa depan, di saat perusahaan mereka juga sedang memperebutkan kontrak bernilai miliaran dolar dari Kementerian Pertahanan AS.

Perusahaan antariksa Musk, SpaceX, telah mengantongi berbagai kontrak dengan Pentagon. Pada bulan Mei, Angkatan Luar Angkasa AS memberikan kontrak senilai US$4,16 miliar kepada SpaceX untuk membangun satelit pelacak dan penarget ancaman udara.

Pencapaian ini diraih hanya selang beberapa hari setelah perusahaan tersebut memperoleh kontrak lain senilai 2,29 billion dolar AS untuk jaringan komunikasi satelit militer.

Sementara itu, perusahaan milik Luckey, Anduril, fokus mengembangkan senjata otonom dan teknologi militer lainnya. Pada tahun 2025, Korps Marinir memberi Anduril kontrak senilai hingga US$642 juta untuk pengadaan sistem anti-drone.

Pengumuman ini merupakan bagian dari langkah besar Pentagon dalam memperluas penerapan sistem peperangan otonom. Rencana tersebut juga mencakup pembentukan Komando Peperangan Otonom berbintang empat.

Komando ini bertujuan untuk meningkatkan skala penggunaan sistem otonom dan robotik di seluruh lini militer.

Pihak Anduril, SpaceX, Tesla, maupun Gingrich belum memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman ini.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

04/10/2026
Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

04/10/2026
Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

03/10/2026
PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

03/10/2026
Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

03/10/2026

Terpopuler

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

04/10/2026

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com