Banda Aceh – Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Pidie dengan Kabupaten Aceh Tengah, yang sempat lumpuh total akibat tertimbun material longsor menyusul hujan berintensitas tinggi melanda daerah itu sejak Sabtu sore (17/10), sudah dapat dilalui kembali.
“Alhamdulillah, arus lalu lintas yang sempat macet total sudah dapat dilalui setelah material yang menimbun badan jalan di bersihkan oleh warga bersama personil TNI dan Polri,” kata wartawan ANTARA Akramul Muslim yang ikut terjebak dalam bencana tanah longsor tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.
Ia menjelaskan saat ini ia yang bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sejumlah awak media termasuk ANTARA yang ikut terjebak longsor telah melanjutkan perjalan kembali ke Pidie.
Ia menjelaskan, pohon tumbang akibat hujan deras tersebut juga merusak tiang Telkom sehingga jaringan komunikasi di wilayah itu terputus.
“Putusnya komunikasi menjadi kendala Satgas dan warga untuk memperoleh bantuan, sehingga penanganan harus dilakukan secara swadaya dengan menggunakan peralatan milik masyarakat dan para pengendara,” katanya.
Ia mengatakan material longsor yang menutup badan jalan sempat memicu kemacetan melebihi dari satu kilometer di jalur Pidie-Aceh Tengah.
Ia menambahkan saat ini, jaringan telekomunikasi yang terputus juga sedang diperbaiki agar komunikasi warga di daerah tersebut tepat berjalan dengan lancar.










