JANTHO – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Aceh Besar mematangkan persiapan pengukuhan Pengurus Cabang (PC) BKMT se-Aceh Besar yang akan dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi berbeda.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus BKMT Aceh Besar yang dipimpin langsung oleh Ketua BKMT Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg, di Barika Cafe Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (1/11/2026).
Berdasarkan hasil rapat, pengukuhan pengurus PC BKMT akan dibagi dalam tiga tahap. Setiap tahap menggabungkan dua daerah pemilihan (dapil) yang pengukuhannya dilaksanakan secara serentak dari kecamatan-kecamatan dalam dapil tersebut.
Untuk Dapil I dan IV, pengukuhan direncanakan berlangsung di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho. Selanjutnya, Dapil V dan VI akan dipusatkan di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya. Sementara Dapil II dan III dijadwalkan berlangsung di Aula UDKP Kecamatan Peukan Bada.
Ketua BKMT Aceh Besar, Hj Nurul Fazli, menjelaskan, secara prinsip rencana pengukuhan tersebut telah disepakati. Begitu juga dengan pembagian lokasi pelaksanaan berdasarkan dapil. Namun, jadwal dan tanggal pengukuhan belum dapat diumumkan karena masih memungkinkan adanya penyesuaian.
Ia berharap seluruh tahapan pengukuhan dapat terlaksana dengan lancar dan sukses. Untuk itu, dukungan serta keterlibatan seluruh pengurus BKMT, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, sangat diperlukan agar agenda organisasi tersebut berjalan sesuai rencana.
“Pengukuhan pengurus PC BKMT ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Kami berharap seluruh pengurus dapat memberikan dukungan dan bekerja sama sehingga pelaksanaannya berjalan sukses,” ujarnya.
Selain mempersiapkan pengukuhan pengurus cabang, BKMT Aceh Besar juga merencanakan kegiatan Tabligh Akbar yang akan dipusatkan di Masjid Agung Al-Munawwarah Kota Jantho.
Nurul Fazli menyebutkan, kegiatan keagamaan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat syiar Islam melalui peran majelis taklim di tengah masyarakat.
Namun, penetapan jadwal Tabligh Akbar masih akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Langkah tersebut dilakukan agar agenda BKMT tidak berbenturan dengan kegiatan resmi pemerintah daerah.
“Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkab Aceh Besar terkait jadwal Tabligh Akbar, sehingga pelaksanaannya dapat diselaraskan dengan agenda pemerintah daerah,” terangnya.
Melalui rangkaian agenda tersebut, BKMT Aceh Besar berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, koordinasi antar pengurus semakin solid, serta peran majelis taklim dalam pembinaan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat terus meningkat.









