Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

redaksi by redaksi
04/11/2026
in Lintas Timur
0
Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

MEUREUDU – Ancaman kerusakan Jembatan Gantung Geunteng akibat kikisan aliran sungai pascabanjir susulan menjadi perhatian serius Haji Ruslan Daod (HRD). Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah penyelamatan agar infrastruktur yang dibangun menggunakan uang rakyat tersebut tidak mengalami kerusakan lebih parah.

Hal itu disampaikan HRD saat peresmian Jembatan Gantung di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu 4 November 2026.

Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, anggota DPRA Heri Ahmadi, Abiya Kuta Kreung, Tgk. Mujlisal, Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, HRD menegaskan bahwa kondisi aliran sungai yang mulai mengikis kawasan sekitar jembatan membutuhkan penanganan segera. Menurutnya, aset infrastruktur yang telah dibangun menggunakan anggaran negara harus diselamatkan dan dijaga agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, kontrak pekerjaan sebelumnya telah diselesaikan oleh pihak ketiga sesuai ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku. Namun, banjir susulan menyebabkan kondisi di lapangan membutuhkan penanganan tambahan untuk melindungi infrastruktur yang telah dibangun.

“Kontrak yang sudah ada memang telah diselesaikan oleh pihak ketiga sesuai dengan pekerjaan yang diterima. Namun, apa yang kita lihat hari ini masih membutuhkan penanganan segera agar aset yang sudah dibangun dengan uang rakyat dapat kita selamatkan,” ujar HRD.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, HRD menyatakan akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) serta pihak perusahaan guna membahas kemungkinan penanganan lanjutan.

Ia juga mendorong pemerintah pusat agar dapat mengalokasikan tambahan anggaran melalui APBN untuk mendukung pengamanan aliran sungai di sisi kiri dan kanan jembatan.

HRD menegaskan, penanganan lanjutan harus dilakukan melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku, mengingat kontrak pekerjaan sebelumnya telah dinyatakan selesai.

Ia berharap doa dan dukungan masyarakat agar koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait dapat membuahkan hasil, sehingga aset infrastruktur tersebut dapat diselamatkan dari ancaman kerusakan lebih lanjut.

“Ini aset negara yang dibangun menggunakan uang rakyat. Karena itu, kita harus bekerja sama untuk menyelamatkannya.” tutup HRD.

Dalam pada itu, PPK 1.2 BPJN Aceh kementrin PU, Rita Marleni (Leni) mengatakan masa pemeliharaan jembatan gantung itu selama 365 hari

“Jika ada rusak sesuai dengan juknis akan kita suruh perbaiki.” katanya.[Mul]

Previous Post

Wali Nanggroe dan Kajati Aceh Sepakat Perkuat Sinergi Lembaga

Next Post

Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

Next Post
Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RSUD Pidie Jaya Benahi Pelayanan, Percepatan Penanganan Pasien Jadi Prioritas

RSUD Pidie Jaya Benahi Pelayanan, Percepatan Penanganan Pasien Jadi Prioritas

04/11/2026
DBD Mengancam, Anggaran Fogging Dinkes Aceh Singkil Justru Misterius

DBD Mengancam, Anggaran Fogging Dinkes Aceh Singkil Justru Misterius

04/11/2026
YARA Abdya Buka Posko Pengaduan Korban Mafia Tanah

YARA Abdya Buka Posko Pengaduan Korban Mafia Tanah

04/11/2026
Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

Nyan, RSUD Pidie Jaya Tampung Kritik dan Saran Masyarakat, Pelayanan UGD hingga Dokter Spesialis Jadi Perhatian

04/11/2026
Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

04/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com