LHOKSEUMAWE – Aksi Solidaritas Persatuan Aceh Serantau (PAS) yang telah mengurus dengan baik Jenazah Basri Muhammad, pemuda Aceh yang menjadi korban Penganiaan Warga di Tanggerang Banten, Jumat 8 Mei 2020 yang lalu, mendapat pujian dari Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Kuta Pase.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Ketua KPA-Kuta Pase Mukhtar Hanafiah atau yang lebih akrab di sapa Ableh Kandang via Whatsapp ke media ini, Senin 11 Mei 2020.
Ableh menyebutkan, semenjak awal kasus penganiaan tersebut, pihaknya terus mengikuti perkembangan beritanya.
“Kita patut berbangga hati ternyata masih baiknya rasa solidaritas masyarakat kita terhadap sesama saudaranya di perantauan yang di tunjukan oleh lembaga Persatuan Aceh Serantau (PAS) dan semua pihak yang telah terlibat membantu di sana,” kata Ableh.
Menurutnya, PAS telah menunjukan tauladan yang sangat baik, mereka memberi perhatian yang luar biasa terhadap korban Basri Muhammad, mendampanginya di rumah sakit hingga membantu pemulangan jenazah korban sampai ke kampung halamannya di Teupin Gajah, Kecamatan Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara.
“KPA-Kuta Pase juga berterima kasih terhadap saudara kita yang mengupayakan advokasi kasus penganiaayan tersebut melalui jalur hukum, sehingga pihak keluarga korban bisa mendapatkan rasa keadilan. Namun kita semua tetap menghormati proses penyelidikan yang di lakukan oleh pihak kepolisian.”
“Semoga duduk persoalan dalam kasus ini segera terungkap, dan semua pelaku yang terlibat dapat segera di hukum,” ujarnya lagi.
Menurut Ableh ini sebuah musibah. “Kita berharap semoga Almarhum mendapat pahala syahid, diampunkan segola dosanya dan semoga mendapat tempat yang layak disisiNya. Dan, segenap anggota keluarga Almarhum, semoga Allah berikan kekuatan, juga ketabahan untuk dapat bersabar dalam menghadapi semua ini,” ujar Ableh.
Ableh juga berharap segenap masyarakat Aceh yang mengikuti pemberitaan kasus ini melalui media ataupun sosmed, agar bijak dalam memberi tanggapannya.
“Ini sebuah insiden, kita semua baiknya tidak perlu menunjukan reaksi yang berlebihan. Ini sebuah ujian untuk Rakyat Aceh, semoga hikmahnya kedepan dapat memberi kekuatan untuk kita semua, agar kita lebih bersatu, rasa solidaritas kita semakin kuat. Insya Allah ini akan menjadi Takdir yang bermanfaat bagi kita semua, seluruh masyarakat Aceh kedepan untuk lebih baik,” kata Ableh.
Laporan Yon Musa










