Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Saat Sampah Antariksa ‘Ganggu’ Penduduk Bumi

Admin1 by Admin1
14/05/2020
in Teknologi
0
Saat Sampah Antariksa ‘Ganggu’ Penduduk Bumi

Foto: Euronews

JAKARTA – Sampah antariksa menjadi isu internasional. Sampah antariksa ini bisa berpotensi merusak atau mengganggu satelit yang masih beroperasi.

Dikutip dari situs resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), seiring semakin populernya teknologi antariksa di berbagai negara, jumlah benda antariksa buatan pun terus meningkat.

Jika kita membatasi pada benda-benda berukuran 10 cm ke atas maka jumlahnya saat ini diperkirakan telah mencapai lebih dari 34 ribu. Sebagian besar benda-benda ini bisa diamati dengan baik sehingga bisa dibuat katalog orbitnya.

Benda dalam katalog orbit bisa diproyeksi di mana lokasinya di masa depan sehingga antisipasi bisa dilakukan sekiranya diperkirakan tabrakan akan terjadi. Hingga Februari 2020, jumlah benda yang ukurannya antara 1 hingga 10 cm diperkirakan sebanyak 900 ribu.

Adapun benda berukuran antara 1 mm hingga 1 cm diperkirakan sebanyak 128 juta. Jumlah benda-benda kecil ini diketahui dari pengukuran dengan menempatkan sensor di luar angkasa (in situ measurement) dan pemodelan.

Dilihat dari ukurannya, sampah berukuran antara 1 hingga 10 cm lah yang paling mengkhawatirkan. Kenapa? Karena mereka ini cukup kecil sehingga tidak bisa diamati dengan baik untuk dimasukkan ke dalam katalog orbit sementara di sisi lain mereka cukup besar sehingga masih memiliki daya rusak yang tinggi.

Sumber: okezone.com

Tags: antariksasampah antariksa
Previous Post

Akibat Hujan Deras, Jembatan di Kecamatan Permata Bener Meriah Putus Total

Next Post

Komisi III: Sistem Drainase Banda Aceh Sudah Baik dan Layak

Next Post

Komisi III: Sistem Drainase Banda Aceh Sudah Baik dan Layak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

13/08/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

13/08/2026
Sejarawan Rusia Hilang di Israel, Moskow Protes Minta Penjelasan

Sejarawan Rusia Hilang di Israel, Moskow Protes Minta Penjelasan

13/08/2026
Petugas Imigrasi AS Bakal Dibekali Sarung Tangan Setrum

Petugas Imigrasi AS Bakal Dibekali Sarung Tangan Setrum

13/08/2026
‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

12/08/2026

Terpopuler

Saat Sampah Antariksa ‘Ganggu’ Penduduk Bumi

Saat Sampah Antariksa ‘Ganggu’ Penduduk Bumi

14/05/2020

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com