Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Komisi III: Sistem Drainase Banda Aceh Sudah Baik dan Layak

redaksi by redaksi
14/05/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah ST M App Mgt beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa sistem drainase di Kota Banda Aceh sudah baik dan layak.

Penilaian tersebut dikemukakan usai melakukan kajian bersama dengan akademisi Fakultas Teknik Unsyiah, Banda Aceh.

Saat banjir genangan 8 Mei lalu, Fakultas Teknik Unsyiah menurunkan tim peninjau untuk melihat fungsi drainase pasca banjir. Hasil kajian memperlihatkan bahwa banjir genangan disebabkan oleh faktor alam dimana curah hujan mencapai 287 milimeter per hari yang termasuk hujan super extreme. Hasil kajian juga menyebutkan hujan dengan intensitas tinggi terjadi karena bersamaan dengan pasang purnama yang mengakibatkan meningginya air sungai dan menghambat pembuangan dari drainase.

“Namun, tim menilai secara perencanaan drainase  di Kota Banda Aceh sudah layak dan berfungsi dengan baik,” ujar Arief

Dalam kesempatan yang sama, politisi Gerindra ini juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PU yang dinilai cepat merespon hasil tinjauan akademisi.

“Hari ini tim dari PUPR Kota Banda Aceh dipimpin langsung Kepala Dinas telah melakukan pemetaan outlet dan membersihkan main hole dari sampah-sampah yang tersangkut. Dibawah kepemimpinan Pak WaliKota Aminullah, respon dinas terkait permasalahan sangat baik dan tangkas,” ujar Arief.

Menanggapi hasil survey tersebut, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengaku tidak ingin berpuas diri.

Wali Kota memastikan Pemko akan menjadikan drainase menjadi skala priorotas untuk ditingkatkan, baik sistem maupun fungsinya agar aliran air lebih cepat surut saat hujan deras melanda kota.

“Hasil survey yang dilakukan Unsyiah dan catatan-catatan yang ada menjadi masukan yang sangat bearti bagi kita. Pemko akan terus meningkatkan sistem dan fungsi jaringan drainase,” kata Wali Kota, Rabu (13/5/2020) di Pendopo Wali Kota.

Aminullah juga mengatakan, Pemko akan melakukan identifikasi terhadap masalah-masalah tersebut demi menemukan solusi yang tepat. Begitu juga dengan pemeliharaan perwatan drainase secara berkala akan terus dilakukan.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyinggung soal banjir genangan yang sempat terjadi beberapa hari yang lalu. Menurut wali kota, tingginya curah hujan membuat sistem drainase tidak mampu menampung debit air. Krueng Aceh dan Krueng Daroy yang membelah kota juga meluap di beberapa titik.

“Walau survei sudah baik, drainase kota terus kita benahi agar lebih baik lagi. Banjir 8 Mei lalu memang disebabkan curah hujan yang sangat tinggi. Ditambah air pasang purnama dan banjir Krueng Daroy kiriman dari Aceh Besar terlihat krueng melewati tanggul. Alhamdulillah dengan drainase yang berfungsi dengan baik, air surut lebih cepat,” kata Wali Kota.

Pun begitu, Wali Kota tetap mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke selokan dan sungai, karena hal itu dapat menyumbat aliran air dan memperparah banjir.[]

Tags: banda aceh
Previous Post

Saat Sampah Antariksa ‘Ganggu’ Penduduk Bumi

Next Post

Muslim Italia Putuskan Tutup Masjid Sampai Idulfitri

Next Post
Muslim Italia Putuskan Tutup Masjid Sampai Idulfitri

Muslim Italia Putuskan Tutup Masjid Sampai Idulfitri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

12/08/2026
Pendapatan Daerah Abdya Tahun 2026 Naik Rp 34,1 Miliar, Zaman Akli: Ada 4 Prioritas Pembangunan

Pendapatan Daerah Abdya Tahun 2026 Naik Rp 34,1 Miliar, Zaman Akli: Ada 4 Prioritas Pembangunan

12/08/2026
KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkab Abdya Proyeksikan Pendapatan Daerah 2027 Rp 866 Miliar

KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkab Abdya Proyeksikan Pendapatan Daerah 2027 Rp 866 Miliar

12/08/2026
Santri dan Wali Kelas MTsS Al Zahrah Ikuti Sosialisasi P3LP dari Puskesmas Juli

Santri dan Wali Kelas MTsS Al Zahrah Ikuti Sosialisasi P3LP dari Puskesmas Juli

12/08/2026
Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

12/08/2026

Terpopuler

Komisi III: Sistem Drainase Banda Aceh Sudah Baik dan Layak

14/05/2020

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com