Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

IDI Minta Pemerintah Aceh Gelar Tes Covid-19 Massal

Admin1 by Admin1
21/05/2020
in Nanggroe
0
Tak Ada Kasus Baru Covid-19 di Aceh, Masyarakat Diminta Tetap Patuh Protokol Kesehatan

ilustrasi (Foto: SHUTTERSTOCK)

BANDA ACEH- Pasien positif corona atau Covid-19 di Provinsi Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak bertambah. Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh menilai Pemerintah Aceh perlu melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat secara massal untuk memastikan wilayah itu betul-betul terbebas dari penyebaran virus corona.

Ketua IDI Aceh dr Safrizal Rahman merekomendasikan kepada pemerintah untuk menggelar rapid test atau tes cepat dan tes swab. Semakin banyak warga yang diperiksa, semakin akurat menjelaskan kondisi penyebaran virus corona di Aceh.

“Kalau semakin banyak kita periksa tidak ada kasusnya, kita boleh mengatakan alhamdulillah Aceh aman,” kata Safrizal di Banda Aceh, Rabu (20/5/2020).

Dia menjelaskan, ketika suatu daerah melaporkan tidak ada penambahan kasus positif virus corona yang dirawat di rumah sakit,bukan berarti tidak ada kasus Covid-19 di daerah itu. Orang yang terinfeksi bisa saja tidak mengalami sakit atau tidak bergejala (OTG).

Menurut dia, kemungkinan memang di Aceh tidak ada penambahan pasien Covid-19 khuss yang memiliki gejala dan harus mendapat perawatan di rumah sakit. Namun, pemerintah tidak mengetahui ada warga yang positif corona, namun tidak bergejala.

“Jadi mestinya harus tetap dilakukan pemeriksaan massal, apapun lah metodenya. Walaupun kasus yang sakit di rumah sakit terlihat kosong, jangan kita anggap masalahnya selesai. Itu dua hal berbeda,” ujarnya.

Menurut dia, Aceh saat ini sangat memungkinkan menggelar pemeriksaan massal dengan dua metode, yakni tes cepat dan menguji sampel swab tenggorokan setiap warga di laboratorium real time polymerase chain reaction (RT PCR). Apalagi, Provinsi Aceh telah memiliki dua laboratorium RT PCR, milik Balai Litbangkes Aceh di Siron, Aceh Besar, dan laboratorium milik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

“Pemeriksaan swab juga bisa dilakukan yang lebih massal, seperti ke tempat-tempat keramaian. Petugas mengambil swab warga untuk diperiksa. Memang butuh biaya. Pemerintah dalam hal ini harus fokus untuk pembiayaan mengatasi Covid-19,” ujarnya.

Dari pemeriksaan itu, pemerintah bisa mengetahui kondisi penyebaran virus corona di Aceh. Jika hasilnya memang menunjukkan tidak banyak yang positif Covid-19, maka kondisi di Aceh bisa disebut aman.

“Tinggal kita batasi orang masuk, kita awasi orang masuk, udah selesai kita,” katanya.

Sumber: Inews

Tags: acehIDI
Previous Post

Syech Fadhil Minta Pemerintah Aceh Dengarkan Curhat Guru Kontrak Soal Uang Meugang

Next Post

April 2020, Utang Pemerintah Capai Rp5.172 Triliun

Next Post
April 2020, Utang Pemerintah Capai Rp5.172 Triliun

April 2020, Utang Pemerintah Capai Rp5.172 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

IDI Minta Pemerintah Aceh Gelar Tes Covid-19 Massal

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com