Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rusia Mulai Berikan Obat Resmi Pertama untuk Pasien Covid-19

Admin1 by Admin1
02/06/2020
in Internasional
0
Rusia Mulai Berikan Obat Resmi Pertama untuk Pasien Covid-19

Tim medis membawa pasien Covid-19 di kota Tver, Rusia, 28 Mei. Foto/REUTERS/Tatyana Makeyeva

MOSKOW – Rusia akan mulai memberikan obat pertama yang disetujui untuk merawat para pasien Covid-19 pekan depan. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban sistem kesehatan dan mempercepat kembali ke kehidupan normal.

“Rumah sakit di Rusia dapat memberikan obat antivirus yang didaftarkan dengan nama Avifavir itu pada para pasien mulai 11 Juni,” ungkap Kirill Dmitriev, kepala dana kesejahteraaan Rusia, RDIF saat wawancara.

Dia menjelaskan, perusahaan obat itu akan memproduksi obat untuk merawat sekitar 60.000 orang per bulan.

Saat ini belum ada vaksin untuk Covid-19 dan beberapa uji coba obat antivirus belum menunjukkan kemanjurannya.

Obat antivirus dari Gilead yang disebut remdesivir telah menunjukkan hasil menjanjikan dalam uji coba melawan Covid-19 dan diberikan pada pasien di beberapa negara sesuai aturan penggunaan darurat.

Avifavir yang disebut juga favipiravir pertama kali dikembangkan pada akhir 1990-an oleh perusahaan Jepang yang kemudian dibeli oleh Fujifilm saat beralih ke sektor perawatan kesehatan.

Kirill Dmitriev menjelaskan, peneliti Rusia telah memodifikasi obat itu untuk memperkuat kemampuannya. Moskow juga siap memberikan rincian modifikasi obat itu dalam dua pekan.

Sumber: Sindonews

Tags: Covid-19rusia
Previous Post

Restoran di AS Taruh Mannequin untuk Ciptakan Jarak Pengunjung

Next Post

New Normal Bukan Berarti Bebas Corona

Next Post
Hadiri Pesta di Spanyol, Pangeran Belgia Positif Covid-19

New Normal Bukan Berarti Bebas Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Desa Sahraja Dirikan Rumah Ibadah dari Kayu Gelondongan

Ohku, Pengangguran Terbuka di Aceh Bertambah Jadi 5,88 Persen

08/05/2026
Patah Tangan, Calon Haji Asal Aceh Barat Batal Berangkat ke Tanah Suci

Patah Tangan, Calon Haji Asal Aceh Barat Batal Berangkat ke Tanah Suci

08/05/2026
Darwati A. Gani Soroti Pemotongan Dana Desa Saat Bertemu BPKP Aceh

Darwati A. Gani Soroti Pemotongan Dana Desa Saat Bertemu BPKP Aceh

08/05/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Koalisi Sipil Gugat Penanganan Bencana Ekologis Sumatera ke PTUN

08/05/2026
Iran Keluarkan Peta Baru Selat Hormuz yang Dikendalikan Pasukan IRGC

Iran Gempur Kapal-kapal Perang AS, Tuduh Trump Langgar Gencatan

08/05/2026

Terpopuler

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

06/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Pemko Subulussalam Siap Membangun Road map Penguatan SDM Kesehatan dengan USK

Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com