Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Madrasah di Aceh Barat Minta PBM Secara Tatap Muka

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/06/2020
in Lintas Tengah
0
Madrasah di Aceh Barat Minta PBM Secara Tatap Muka

Ilustrasi ( (ANTARA | EMBONG SALAMPESSY))

MEULABOH – Madrasah di Kabupaten Aceh Barat meminta untuk melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka, usai dikeluarkannya kebijakan new normal oleh pemerintah beberapa waktu lalu.

“Sembilan puluh persen lebih madrasah di Kabupaten Aceh Barat siap melaksanakan PBM tatap muka,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar, S.Ag usai melakukan pertemuan dengan kepala madrasah, Selasa 2 Juni 2020.

Khairul Azhar menjelaskan, permintaan tersebut dilakukan oleh pihak madrasah dengan berbagai pertimbangan, dimana kondisi Kabupaten Aceh Barat yang saat ini masih dikatakan wilayah zona hijau (aman) oleh pemerintah.

Selain itu, pemberlakuan proses belajar mengajar secara daring (online) masih terdapat hambatan, terlebih di daerah pelosok di Kabupaten Aceh Barat yang kesulitan mendapatkan jaringan internet, bahkan perekonomian masyarakat pun masih kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan alat, seperti pengadaan smartphone atau laptop.

Khairul menambahkan, dari berbagai usulan yang masuk dari pihak madrasah, pihaknya akan kirimkan rekomendasi kepada Bupati Aceh Barat dengan tembusan kepada Gubernur Aceh, bahwa madrasah Kabupaten Aceh Barat siap melaksanakan pembelajaran secara reguler pada tahun pelajaran baru 2020/2021.

“Rekomendasi ini nantinya akan ditandatangani oleh seluruh kepala madrasah di Kabupaten Aceh Barat,” ungkap Khairul Azhar.

Pembelajaran secara tatap muka di masa darurat juga diatur pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020, tentang Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah, yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin pada 18 Mei 2020 lalu.

Pada BAB III poin c, nomor pertama menyebutkan, pembelajaran dapat dilakukan dengan tatap muka, tatap muka terbatas, dan atau pembelajaran jarak jauh, baik secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Kedua, pembelajaran dapat berlangsung di madrasah, rumah, dan di lingkungan sekitar sesuai dengan kondisi masing-masing.

Sementara itu, pada poin E, nomor pertama menyebutkan bahwa, kegiatan pembelajaran dapat berbentuk kelas nyata maupun kelas virtual. Kedua, madrasah yang pada zona hijau (aman) dapat melaksanakan kelas tatap muka. Sedangkan madrasah yang berada dalam zona merah (darurat) melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau kelas virtual.

Ketiga, bila dalam bentuk kelas nyata, guru dan siswa bertemu tatap muka, maka harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bila ruangan kelas tidak mencukupi, maka dapat dilaksanakan secara shift pagi dan siang. Pengaturannya diserahkan kepada masing-masing madrasah sesuai dengan kondisi kedaruratan.

Madrasah Masih Melaksanakan PBM Secara Daring

Khairul menjelaskan, saat ini madrasah di Kabupaten Aceh Barat masih melaksanakan proses belajar mengajar secara daring. Hal itu sesuai dengan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 08/INSTR/2020 yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada 30 Mei 2020, tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Tanggap Darurat Coronavirus Disease 2020 (Covid-19) di Aceh, pelaksanaan belajar di rumah diperpanjang hingga 20 Juni 2020.

“Sesuai dengan instruksi tersebut, PBM dan pelaksanaan ujian semester genap di madrasah masih secara daring,” tambahnya.

Tags: MadrasahPBM
Previous Post

Taspen Serahkan Asuransi Kematian untuk Keluarga Alm. Prof Nasir Budiman

Next Post

Ditolak Warga, 9 Orang dari Zona Merah Diisolasi di Aceh Tengah

Next Post
Hasil Swab Negatif Covid-19, Lima Warga Aceh Tengah Dipulangkan Hari Ini

Ditolak Warga, 9 Orang dari Zona Merah Diisolasi di Aceh Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

07/05/2026
Ardiyanto Ujung dan Hasbullah.

DPRK Subulussalam Siap Kawal Road Map Penguatan SDM Kesehatan Kerjasama FK USK

07/05/2026
Lima Pelanggar Syariat Islam di Aceh Timur Dicambuk

Lima Pelanggar Syariat Islam di Aceh Timur Dicambuk

07/05/2026
Pemko Subulussalam Siap Membangun Road map Penguatan SDM Kesehatan dengan USK

Pemko Subulussalam Siap Membangun Road map Penguatan SDM Kesehatan dengan USK

07/05/2026
Dinkes Aceh Jaya Temukan 30 Kasus Malaria dari Monyet ke Manusia

Dinkes Aceh Jaya Temukan 30 Kasus Malaria dari Monyet ke Manusia

07/05/2026

Terpopuler

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

06/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Ketua DPRA Safaruddin: Demi Rakyat Aceh, JKA Tetap Lanjut

Nyan, Bupati Pidie Minta Baitul Mal Baru Profesional dan Kejar Program Tertunda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com