Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mualem Minta Ketegasan Sikap Pemerintah Soal Nasib Warga Aceh di Malaysia  

Admin1 by Admin1
13/06/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), H. Muzakir Manaf (Mualem), meminta kepastian dan ketegasan sikap dari Pemerintah Aceh, terkait pemulangan sejumlah warga Aceh di Malaysia.

Sebelumnya atau Senin, 20 April 2020, melalui media pers cetak dan siber, Mualem telah menyampaikan  permintaan tersebut secara terbuka kepada Pemerintah Aceh dan DPR Aceh.

“Karena itu, saya kembali menegaskan dan meminta kepastian sikap dari Pemerintah Aceh untuk dapat membantu kepulangan warga Aceh di Malaysia,” harap Mualem.

Permintaan itu disampaikan Mualem melalui Juru Bicara (Jubir PA) H. Muhammad Saleh atau akrab disapa Shaleh ini, Sabtu, 13 Juni 2020 di Banda Aceh.

Mualem mengungkap, mensikapi kondisi terkini wabah virus corona (Covid-19) yang melanda dunia, Indonesia dan Aceh, membuat nasib sejumlah warga Aceh di Malaysia menjadi tidak menentu.

Dalam kepanikan dan kegalauan tersebut, mereka menyampaikan aspirasi melalui tokoh masyarakat Aceh yang ada di Kuala Lumpur kepada dirinya. Mereka ingin kembali atau pulang ke Aceh.

“Sebab, hingga kini, mereka belum punya cara dan tak ada solusi untuk pulang ke Aceh. Padahal, mereka ingin sekali pulang dan berkumpul bersama keluarga,” jelas Mualem.

Kata Mualem, meredanya wabah corona di Aceh, telah menjadikan daerah ini masuk dalam katagori hijau secara nasional. Walau beberapa kabupaten dan kota masih berstatus kuning.

Itu sebabnya, semakin mempermudah dan membuka ruang serta kesempatan kepada Pemerintah Aceh untuk memperhatikan nasib warga Aceh di Malaysia.

Guna memudahkan jalan ini, Mualem menyarankan agar Pemerintah Aceh menjalin komunikasi dan koordinasi antar instansi dan dinas terkait maupun Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Termasuk dengan tokoh dan organisasi masyarakat Aceh yang ada di Malaysia.

“Penegasan yang sampaikan Mualem, merupakan tanggungjawab kita bersama, setelah beberapa kali berkunjung ke Malaysia dan bertemu warga Aceh di negeri jiran itu. Karenanya, jangan dikaitkan dengan unsur dan kepentingan politik tertentu,” kata Jubir PA, Muhammad Saleh.

Mualem berharap, Pemerintah Aceh dapat segera berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda serta Kementerian Luar Negeri di Jakarta, mencari solusi cepat dan efektif agar warga Aceh yang masih berada di Malaysia bisa segera dipulangkan ke Aceh.

Termasuk membentuk tim khusus yang melibatkan para pihak, baik unsur Pemerintah Aceh, DPR Aceh, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda jajaran  Imigrasi Aceh serta tokoh masyarakat Aceh di Malaysia.

“Mualem mengaku sangat memahami kondisi saat ini, memang tidak mudah untuk memulangkan warga Aceh dari Malaysia. Namun, Pemerintah Aceh pasti punya cara dan solusi. Apalagi, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Indonesia sudah berpengalaman saat memulangkan mahasiswa Indonesia–termasuk asal Aceh–dari kota asal virus Corona yaitu Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, beberapa waktu lalu,” ujar Mualem melalui Jubir PA, Muhammad Saleh.

Terkait transportasi yang akan digunakan, menurut Mualem jika  tidak ada pesawat terbang dari dan ke Malaysia, maka masih bisa ditempuh melalui jalur laut. Misal, menyewa kapal cepat untuk mengangkut warga Aceh dari sana.

“Saya meminta ketegasan dari Pemerintah Aceh untuk masalah ini. Mereka rakyat Aceh yang wajib kita lindungi bersama. Jangan sampai ada warga kita yang memaksakan diri pulang melalui jalur belakang (ilegal-red),” tegas Muzakir Manaf.

Ungkap Mualem, kepergian warga Aceh ke Malaysia karena beberapa alasan, terutama mencari pekerjaan demi menyambung hidup bagi keluarga mereka di Aceh. Kondisi ini, tentu saja tak lepas dari sulitnya lapangan pekerjaan di Aceh. Ini berarti, telah mengurangi beban Pemerintah Aceh selama ini.

“Nah, mereka tidak menuntut banyak, hanya kesulitan dan butuh bantuan untuk kembali ke Aceh. Maka, Pemerintah Aceh harus hadir dan membantu rakyatnya yang sedang membutuhkan,” sebut Mualem melalui Jubir PA, H. Muhammad Saleh.

Begitupun, Mualem meminta bahwa setiap warga Aceh yang dipulangkan, tetap mengikuti prosedur atau protokol kesehatan seperti karantina selama 14 hari serta dilakukan rapid test dan swab.

“Ini memang sesuatu yang tidak mudah, tapi sudah menjadi kewajiban dan tanggungjawab Pemerintah Aceh terhadap nasib warganya di perantuan,” tegas Mualem melalui Jubir PA, Muhammad Saleh.[]

Tags: mualem
Previous Post

Pelaku Pamer Alat Vital di Jalan Atu Lintang – Jagong Diamankan Polisi

Next Post

Rafli Surati Telkomsel Atasi Kesulitan Internet Daerah Terpencil

Next Post

Rafli Surati Telkomsel Atasi Kesulitan Internet Daerah Terpencil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

02/08/2026
Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026
Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

02/08/2026
Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

02/08/2026
HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

02/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Mualem Minta Ketegasan Sikap Pemerintah Soal Nasib Warga Aceh di Malaysia  

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com