Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Secercah Cahaya dari Meunasah Bujok Aceh Utara

redaksi by redaksi
23/06/2020
in Feature
0
“Hana Bendera, Minimal Haji Beu Berhasil Kalinyoe”

PRIA muda murah senyum ini bernama Teungku Haji Saifannur Lc. Title terakhir karena ia pernah menimba ilmu di Al Azhar Cairo, Mesir, untuk jurusan tafsir.

Ia juga magister ekonomi islam di UIN Sumatera Utara.

Di Al Azhar, ia juga adik lettingnya dari Ustadz Abdul Somad (UAS) serta senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc.

Teungku Haji Saifannur Lc

Memperoleh gelar seabrek, tak membuatnya tinggi hati. Kini Teungku Saifannur merupakan pimpinan Pondok Tahfizh Haji Hamzah di Gampong Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Ke lokasi inilah Syech Fadhil dan rombongan berkunjung pada Senin siang, 22 Juni 2020.

“Saya salut dengan Saifannur, meski muda, ia kini menjadi pimpinan pondok tahfizh,” puji Syech Fadhil.

Teungku Saifannur sendiri terlihat merendah. Ia mengatakan pondok tahfizh yang didirikannya itu baru berumur 6 bulan lebih.

“Semuanya karena bantuan semua pihak. Tanpa bantuan keluarga dan jalan yang ditunjukan oleh Allah Swt tak mungkin bisa seperti ini,” ujarnya.

Anak ke 6 dari 7 bersaudara ini mengatakan ia telah bercita-cita mendirikan dayah sejak masih berstatus sebagai pelajar di MUQ Langsa. Impian inilah yang membuatnya berangkat ke Mesir pada 2005 serta kembali ke Indonesia pada akhir 2010.

Namun begitu tiba di indonesia, ia tak langsung mengwujudkan mimpinya tersebut. Saifannur malah ke Sumatera Utara untuk bekerja dan melanjutkan program magister di UIN sana.

“Saya disana hingga 2016. Meninggalnya ayah membuat saya merenung. Akhirnya dari proses berpikir 2017 baru terealisasi pada akhir 2019. Dua bulan buka ternyata wabah Covid 19 berlangsung,” ujar Teungku Saifannur.

Saifan memberi nama dayah yang dipimpinnya itu dengan nama Pondok Tahfizh Haji Hamzah. Nama terakhir diperuntukan untuk almarhum kakeknya.

Meski baru berumur sekitar 6 bulan, pondok tahfizh yang didirikannya tersebut kini mendidik sejumlah anak untuk menjadi penghafal Alquran.

“Rata-rata dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu. Makanya saya gratiskan. Hanya beberapa yang kita ambil iuran. Itupun untuk makan dan kebutuhan mereka sendiri,” ujar Teungku Saifannur.

Untuk kebutuhan operasional selama ini, kata Teungku Saifannur, Pondok Tahfizh Haji Hamzah masih bergantung pada hasil sawit seluar 2 hektare warisan orang tuanya semasa hidup.

“Kemudian ada dua hektare lagi (sawit-red) milik abang saya yang hasilnya diserahkan untuk pondok tahfizh. Ada juga bantuan dari orang lain. Alhamdulillah cukup,” kata Teungku Saifannur.

Kedepan, kata Teungku Saifannur, ia berencana membangun dayah tersebut untuk lebih maju.

“Rencananya ada sekolah juga. Alhamdulillah,” ujarnya lagi.

Syech Fadhil sendiri mengaku senang dengan langkah yang ditempuh oleh Teungku Saifannur Lc. Ia mengaku akan membantu semaksimal mungkin.

“Saya berharap para santri ini bisa khatam menghafal Alquran. Menjadi cahaya bagi bangsa, agama, dan keluarga masing-masing,” ujar Syech Fadhil.

Tags: Pondok Tahfizh Haji Hamzahsyech fadhilTeungku Saifannur Lc
Previous Post

Kasus Positif Corona di Aceh Melonjak, Muncul Klaster Lokal

Next Post

Menag: Pemerintah Tetap Tidak akan Kirim Jamaah Haji Tahun Ini

Next Post
Edaran Menag: Salat Tarawih di Rumah, Salat Id Ditiadakan

Menag: Pemerintah Tetap Tidak akan Kirim Jamaah Haji Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

Bangkit Setelah Enam Tahun Vakum, IMPIJA Kini Diuji Lewat Kepemimpinan Arief Effendi

02/08/2026
Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026
Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

Tim SAR Evakuasi Dua Jenazah Remaja Hilang di Ujong Batee

02/08/2026
Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

Kakanwil Azhari Buka Pelatihan Koding dan AI Diselenggarakan PW PGMNI Aceh

02/08/2026
HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

02/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Secercah Cahaya dari Meunasah Bujok Aceh Utara

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com