Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

WHO: Perlu Tiga Lapis Masker Kain untuk Menghalau Virus Corona

Atjeh Watch by Atjeh Watch
23/06/2020
in Kesehatan
0
WHO: Perlu Tiga Lapis Masker Kain untuk Menghalau Virus Corona

Foto: net

Masker kain, baik yang dibuat sendiri atau beli, dapat membantu mencegah penyebaran novel coronavirus pada situasi di mana physical distancing sulit dilakukan.

Laporan WHO yang baru dipublikasikan, menjelaskan tentang jenis masker kain yang efektif. Mereka mengatakan, itu harus memiliki tiga lapis: lapisan dalam yang dapat menyerap, lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter, dan lapisan terluar yang terbuat dari bahan nonpenyerap seperti poliester.

Menurut Maria D. Van Kerkhove, ahli epidemiologi sekaligus pemimpin teknis COVID-19 dari WHO, lapisan-lapisan tersebut dapat “menjadi penghalang mekanik” virus corona. Ia menambahkan, panduan ini dibuat berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan WHO

Selain itu, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, mengatakan masker kain juga harus dibersihkan dan digunakan dengan benar, mengingat tangan yang terkontaminasi dapat menginfeksi seseorang saat membetulkan atau melepas masker.

Pedoman yang diperbarui ini juga meminta orang-orang yang bekerja di lingkungan yang rentan dengan penyebaran virus corona untuk mengenakan masker medis—meskipun mereka tidak memiliki kontak langsung dengan pasien COVID-19.

“Sebagai contoh, ketika dokter mengunjungi unit perawatan kardiologi atau paliatif, meskipun tidak ada pasien COVID-19 yang terkonfirmasi, mereka harus tetap memakai masker medis,” papar Tedros.

WHO menegaskan, di wilayah-wilayah dengan tingkat risiko transmisi yang tinggi di mana pengaturan jarak fisik sulit dilakukan, seperti di transportasi umum atau ruang publik lainnya, pemerintah harus mendorong masyarakat untuk mengenakan masker.

Yang tidak berubah dari pedoman terbaru WHO ini adalah bahwa orang yang memiliki gejala COVID-19 harus tetap berada di rumah, berkonsultasi dengan petugas medis, mencari perawatan jika dibutuhkan, dan yang paling penting adalah mengisolasi dirinya sendiri serta menghindari kontak dengan orang lain.

“Jika memang benar-benar harus keluar rumah, orang sakit tersebut harus mengenakan masker medis,” kata Tedros.

Meski begitu, WHO mengatakan bahwa masker saja tidak dapat mengalahkan virus corona. Selama ini, banyak orang merasa dengan menggunakan masker, mereka sudah aman dan kemudian mengabaikan pencegahan penting lainnya.

“Saya akan mengatakannya dengan jelas: masker saja tidak akan melindungi Anda dari COVID-19. Masker bukan pengganti dari pembatasan fisik, kebersihan tangan, dan langkah-langkah kesehatan masyarakat lainnya,” tegas Tedros.

“Masker hanya bermanfaat sebagai bagian dari pendekatan komprehensif dalam perang melawan COVID-19,” lanjutnya.

“Setiap negara harus menemukan, mengisolasi, menguji, dan merawat setiap kasus, juga melacak dan mengarantina setiap kontak yang terjadi. Cara-cara inilah yang akan berhasill,” pungkas Tedros.

Sumber: nationalgeographic.grid.id

Previous Post

Arab Saudi Putuskan Tetap Adakan Haji 2020 dengan Jamaah Terbatas

Next Post

Hoax, Masyarakat Aceh Tengah Diminta Tidak Termakan Isu Razia dan Denda Masker

Next Post
Hoax, Masyarakat Aceh Tengah Diminta Tidak Termakan Isu Razia dan Denda Masker

Hoax, Masyarakat Aceh Tengah Diminta Tidak Termakan Isu Razia dan Denda Masker

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com