Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ditipu, Ratusan Gadis Muda Ini Dibawa ke Dubai Jadi Pekerja Seks

Admin1 by Admin1
14/07/2020
in Internasional
0
Berhubungan Seks di Mobil saat Lockdown Corona, Pasangan Ini Ditangkap

Ilustrasi pasangan berkencan. Foto/SINDOnews

DHAKA – Ratusan gadis muda asal Bangladesh dibawa ke Dubai, Uni Emirat Arab,dan dipaksa menjadi pekerja seks. Praktik sex trafficking ini terbongkar setelah polisi Bangladesh menangkap tiga pria yang terlibat dalam penyaluran ratusan perempuan tersebut.

Polisi, pada hari Senin, mengatakan ratusan gadis berusia 18 hingga 25 tahun dibawa ke Dubai dengan dijanjikan bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau pun penari. Namun, mereka dipaksa menjadi pekerja seks.

Ratusan korban tergiur janji pekerjaan itu karena mendapat gaji sebulan yang dibayar di muka dan diberi tahu bahwa mereka akan bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau pun penari. Tetapi ketika mereka sampai di Dubai, banyak yang dipaksa berhubungan seks demi uang dan dipukuli jika mereka menolak.

Dari tiga pria yang ditangkap, satu di antaranya diduga sebagai pemimpin kelompok sex trafficking. Dia telah bersembunyi di Bangladesh sejak dideportasi dari Dubai awal tahun ini.

Menurut polisi, pria tersebut ditangkap atas tuduhan perdagangan manusia ketika mencoba meninggalkan negara itu awal bulan ini. Dia, lanjut polisi, menyebut kedua pria lainnya yang ditangkap sebagai “perantara”. Polisi masih memburu para tersangka lain.

“Kami telah menangkap pemimpin sindikat ini. Tetapi ada anggota lain yang melanjutkan bisnis ini. Kami akan menangkap mereka sesegera mungkin. Hanya 20 persen dari pekerjaan yang telah dibatalkan,” kata Imtiaz Ahmed, wakil inspektur jenderal Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Bangladesh, seperti dikutip Reuters, Selasa (14/7/2020).

“Gadis-gadis yang mereka targetkan berusia antara 18 hingga 25 tahun. Beberapa dari mereka adalah pekerja garmen, beberapa sedang mencari pekerjaan. Para pedagang manusia telah bekerja setidaknya selama delapan tahun dan kami memperkirakan mereka mengirim ratusan perempuan,” paparnya.

Bangladesh telah meningkatkan upaya melawan pedagang manusia setelah 24 warganya terbunuh di Libya pada bulan Mei. Bulan lalu setidaknya 50 orang ditangkap dalam satu operasi.

Bangladesh memotong birokrasi untuk membawa pulang gadis-gadis yang diperdagangkan ke India.

Tetapi para ahli telah memperingatkan bahwa negara tersebut perlu meningkatkan tingkat hukuman pelaku perdagangan manusia jika ingin mengekang kejahatan tersebut.

Lebih dari 4.000 kasus perdagangan manusia masih menunggu penyelidikan atau pun penuntutan pada akhir tahun lalu.

“Karena investigasi yang buruk dan kurangnya bukti, banyak dari mereka yang ditangkap tidak dihukum berdasarkan hukum,” kata Shakirul Islam, kepala kelompok pembela hak-hak migran Ovibashi Karmi Unnayan Program.

“Perlu ada lebih banyak contoh pelaku perdagangan manusia yang dihukum.”

Setidaknya enam orang Bangladesh dipenjara di Dubai tahun lalu karena memperdagangkan perempuan, termasuk anak di bawah umur.

Ahmed mengatakan sifat kejahatan lintas batas membuatnya sulit untuk dikendalikan. “Kami mendemotivasi para pedagang lokal dengan menangkap mereka. Tapi tidak banyak yang bisa kita lakukan tentang mereka yang tinggal di luar negeri,” ujarnya.

Sumber: Sindonews

Tags: dubaipsk
Previous Post

Di Luar Kendali dan Tak Berdaya, Akhirnya WHO Buka-Bukaan Soal COVID-19

Next Post

Kampung Tangguh Nusantara akan Ada di Setiap Kecamatan di Banda Aceh

Next Post

Kampung Tangguh Nusantara akan Ada di Setiap Kecamatan di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

30/04/2026
YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

30/04/2026
Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

30/04/2026
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

30/04/2026
Lima Murid SLBN Kota Langsa Wakili Gugus IV ke Provinsi di Ajang FLS3N

Lima Murid SLBN Kota Langsa Wakili Gugus IV ke Provinsi di Ajang FLS3N

30/04/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com