Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

DPRK Aceh Utara Dukung Plt Gubernur Aceh Ambil Alih Pengelolaan Blok B

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/07/2020
in Ekonomi
0

BANDA ACEH- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara Mulyadi CH mengapresiasi dan mendukung penuh upaya Gubernur Aceh dalam mengambil alih pengelolaan Blok B di Kabupaten Aceh Utara.

Ha itu disampaikan Mulyadi dalam rapat konsultasi DPRK Aceh Utara bersama Plt Gubernur Aceh di Pendopo Gubernur, Banda Aceh, Selasa (28/7/2020).

Mulyadi mengatakan, semasa aktif selama 70 tahun kawasan Blok B di Aceh Utara terus diexploitasi oleh pihak asing dan bahkan masyarakat sekitar tidak merasakan manfaatnya.

“Yang ditinggalkan ke kita hanya rangka besi dan jalan yang jelek, CSR nya juga tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Jadi bagusnya Block B harus diambil alih terlebih dahulu, selebihnya bisa dilaksanakan secara B to B,” ujar Mulyadi CH.

Dalam kesempatan sama, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Razali (Abu) mengatakan, selama ini masyarakat yang tinggal di kawasan Blok B masih hidup di bawah garis kemiskinan, akibat kurangnya keterlibatan masyarakat setempat.

Maka itu, kata Razali perlu keterlibatan Perusahaan/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pengelolaan Blok B tersebut.

“Kita punya Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE), Saat ini sedang dalam proses pengalihan PDPE menjadi PT. Pasee Energi,” ujar Abu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh anggota DPRK Aceh Utara yangs duah mendukung kerja kerasnya selama ini.

“Saya sangat bersyukur dan berbahagia dengan kedatangan bapak sekalian yang mendukung Pemerintah Aceh untuk mengambil alih pengelolaan Blok B,” kata Nova dalam pertemuan tersebut.

Menurut Nova, dukunga DPRK Aceh Utara menjadi sebuah semangat baru serta menunjukkan kesamaan persepsi antara Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Utara dalam mencapai kedaulatan yang hingga saat ini terus diperjuangan.

“Ini tinggal sedikit lagi, kita harus kompak dan kita sepakati untuk ambil alih dahulu,”  kata Nova.

Ia mengaku, bukan perkara mudah mendapatkan peluang untuk mengambil alih pengelolaan Blok B agar bisa dikelola secara mandiri oleh Pemerintah Aceh melalui perusahaan milik pemerintah PT. PEMA.

“Yang terpenting tugas saya sebagai Gubernur saat ini mengabil kembali kedaulatan kita yang sejak duhulu kita perjuangkan, yaitu Blok B dan usaha migas, selanjutnya akan kita kelola secara b to b, ” ujar Nova.

Nova menuturkan, setelah rentetan persoalan pengambil alihan Blok B sudah selesai, pemerintah akan melanjutkan pengoperasian pengelolaan Blok B di kawasan Aceh Utara tersebut. Nantinya hasil pertama dari Blok B akan diutamakan untuk pembangunan infrastruktur di lingkungan sekitar seperti perbaikan jalan operasional yang kini sudah rusak.

Terkait tawaran investasi dan kerja sama Pemerintah Aceh Utara dengan PT. PEMA dalam mengelola Blok B, ia mengaku membuka lebar peluang itu kepada investor lokal.

“Kita targetkan vendor, kontraktor dan sumber daya manusia semua jangan lagi pakai orang luar, kita harus berdayakan orang kita,” kata Nova.

Rapat konsultasi DPRK Aceh Utara dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Teuku Ahmad Dadek, yang didampingi oleh Kepala Biro Ekonomi Amirullah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Alam Mahdinur, san Direktur PT. PEMA Zubir Sahim.

 

Previous Post

Bertambah 22 Orang dalam Sehari, Shalat Idul Adha Dilaksanakan di Zona Hijau

Next Post

Bansos Covid-19 Pemerintah Aceh bagi Mahasiswa Berakhir 30 Juli

Next Post
Mobil Unit Donor Darah PMI Layani ASN Pemerintah Aceh Selama Sepekan

Bansos Covid-19 Pemerintah Aceh bagi Mahasiswa Berakhir 30 Juli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

DPRK Aceh Utara Dukung Plt Gubernur Aceh Ambil Alih Pengelolaan Blok B

29/07/2020

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com