Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Corona Meningkat Drastis, Ribuan Jamaah Tetap Padati Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahman

Admin1 by Admin1
31/07/2020
in Nanggroe
0
Corona Meningkat Drastis, Ribuan Jamaah Tetap Padati Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahman

Warga padati salat Iduladha di Masjid Baiturrahman Banda Aceh dan lalai patuhi protokol kesehatan (CNN Indonesia/Dani)

BANDA ACEH – Beberapa jemaah di yang memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, saat melakukan salat Iduladha, Jumat (31/7), tampak bandel tak mematuhi aturan protokol kesehatan di tengah terus meningkatnya angka positif virus corona di Indonesia.

Meski di tengah pandemi virus corona (Covid-19), ribuan masyarakat Banda Aceh tetap memadati masjid Raya Baiturrahman untuk menunaikan salat Idul Adha 1441 H.

Namun, di dalam masjid masih banyak jamaah yang tidak menggunakan masker. Padahal, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman sudah mewajibkan jamaah salat Idul Adha wajib memakai masker.

“Kita sudah sepakat mengimbau penyelenggara ibadah salat Idul Adha di masjid untuk menerapkan protokol kesehatan dan mewajibkan kepada jemaah untuk memakai masker,” kata Aminullah Usman, Kamis (30/7).

Pantauan CNNIndonesia.com, masjid Raya Baiturrahman yang mampu menampung 25 ribu jamaah membludak hingga ke taman masjid.

Bahkan, jemaah rela menggelar sajadah di atas rumput samping dan halaman paling depan masjid, untuk bisa menunaikan salat Idul Adha berjamaah. Shaf salat antar jemaah juga rapat seperti biasa.

Sebelum memasuki masjid petugas gabungan yang terdiri dari TNI Polri dan Satpol PP berjaga di pintu masuk masjid, untuk memantau jamaah yang tidak menggunakan masker dan mengecek suhu tubuh jamaah. Wastafel untuk mencuci tangan juga disediakan di pekarangan masjid.

Pada Shalat Idul Adha 1441 Hijriah itu yang bertindak sebagai Khatib Tgk Salman Abdul Muthalib dan imam Ustadz Zamhuri. Sementara khutbah hanya berlangsung 15 menit. Pada pukul 08:00 WIB, pelaksanaan salat Idul Adha di masjid raya Baiturrahman Banda Aceh selesai.

Setelah itu jamaah membubarkan diri. Ada juga sebagian warga memilih tetap berada di masjid, untuk berkumpul bersama rekannya berswafoto dan silaturahmi.

Sebelumnya Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sudah mengeluarkan imbauan ke seluruh kabupaten kota terkait pelaksaan salat berjamaah pada Idul Adha. Salat Idul Adha dapat dilaksanakan di semua daerah Zona Hijau dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sedangkan di daerah Zona Kuning dan Zona Orange/Merah tergantung pada keputusan bupati/walikota masing-masing, setelah berkoordinasi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sejauh ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus corona melonjak drastis dalam tiga hari terakhir. Secara kumulatif jumlah pasien sudah mencapai 312 orang dengan rincian 206 dirawat di rumah sakit rujukan, 94 sembuh, 12 meninggal dunia.

Kota Banda Aceh menjadi daerah kasus corona terbanyak di Aceh, hingga kini, sudah ditemukan 92 kasus. Dengan rincian, sembuh 28 orang, dalam perawatan 62 orang dan 2 meninggal dunia.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: aceh
Previous Post

Jumat, Ada 103 Warga Aceh Positif Corona

Next Post

Idul Adha di Aceh Tengah, Shabela Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Next Post

Idul Adha di Aceh Tengah, Shabela Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

23/07/2026
Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

23/07/2026
UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

23/07/2026
Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

23/07/2026
Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Corona Meningkat Drastis, Ribuan Jamaah Tetap Padati Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahman

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com