Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Risman Rachman: Politik Teumenak Tidak Bagus Bagi Aceh

Admin1 by Admin1
25/09/2020
in Ekonomi
0
PKS Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM

Ilustrasi petugas pengisian BBM mengisi bahan bakar kendaraan roda dua di SPBU, Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

BANDA ACEH – Penilaian bahwa Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah telah mempermalukan rakyat lewat program stiker BBM disebut terlalu jauh, dan tidak sabar mengkaji duduk perkara secara mendalam.

“Paska diberlakukan Stiker BBM Aceh justru di nasional bangkit lagi wacana penghapusan BBM beroktan rendah,” kata Risman Rachman, pengamat sosial Aceh, Jumat 25 September 2020.

Diuraikan oleh Risman Rachman, wacana penghapusan BBM beroktan dibawah 92 paska Stiker BBM Aceh kembali mempertimbangkan faktor lingkungan hidup.

“Itu artinya, pengelola BBM di nasional makin sadar bahwa dengan terus menyediakan BBM beroktan rendah, seperti bensin RON 88, Pertalile RON 90, termasuk Pertamax RON 92, telah menempatkan rakyat sebagai perusak lingkungan hidup di negerinya sendiri,” tambah Risman.

Diingatkan oleh Risman, Menteri Negara Lingkungan Hidup pada 2003 melalui keputusan 141 tentang ambang batas emisi gas buang telah mewajibkan semua kendaraan bermotor harus memakai teknologi yang agak ramah lingkungan dengan standar emisi Euro 2, yang kemudian ditingkatkan menjadi Euro 4 pada 2017 dengan di mana bensin minimum harus RON 91.

“Aturan ini mewajibkan, baik kendaraan roda empat dari jenis pengangkut penumpang hingga barang maupun truk gandengan harus mematuhi standar terbaru tersebut, sejak September 2018 (untuk bermesin bensin) dan 2021 (mesin diesel), jadi sudah tepat jika wacana penghapusan BBM beroktan rendah dijadikan keputusan,” kata Risman lagi.

Risman Rachman juga menilai ada hal yang lebih substansi lagi efek yang dimunculkan oleh Siker BBM Aceh, yaitu kesadaran maqashid syariah dalam hal perlindungan harta.

“Selama ini, rakyat didorong untuk menjadi perusak terhadap harta milik mereka sendiri dengan memakai bbm beroktan rendah, padahal setiap mobil sudah diberi petunjuk pemakaian BBM yang tepat, jadi bukan soal berhemat, tapi soal kewajiban melindungi harta agar dapat digunakan lebih maksimal lagi,” kata Risman.

Dengan begitu, tambah Risman, Stiker BBM Aceh juga sekaligus menjadi martir untuk mengakhiri konflik sindir menyindir rakyat pemilik kendaraan biasa dengan rakyat pemilik kendaraan mewah.

“Selama ini, rakyat menyindir rakyat. Jika BBM beroktan rendah dihapus segera paska Stiker BBM Aceh maka rakyat akan terbebas dari konflik sindir menyindir di area POM Bensin.”

Risman mengingatkan agar perang politik jelang Pilkada 2022 tidak sampai merendahkan kualitas pencermatan sehingga lebih mengedepankan politik teumeunak. “Tidak bagus dampaknya bagi Aceh, apalagi jika politik teumeunak itu dilakonkan oleh politisi dari partai berbasis agama,” tutup Risman.[]

Previous Post

Aceh-Sumut Bahas Persiapan PON

Next Post

Tiyong Minta Pimpinan DPR Aceh Makzulkan Nova Iriansyah

Next Post
DPRA dan DPRK PNA Diminta Sumbang Gaji Untuk Bantu Tangani Covid 19

Tiyong Minta Pimpinan DPR Aceh Makzulkan Nova Iriansyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

12/06/2026
Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

12/06/2026
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

12/06/2026
Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com