Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Pemerintah Pastikan Uji Swab PCR di Aceh Gratis

Admin1 by Admin1
07/10/2020
in Kesehatan
0
Rektor dan Wakil Rektor USU Positif Corona

Foto ilustrasi. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh memastikan tidak ada pemungutan biaya terhadap warganya yang akan melakukan pemeriksaan sampel swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) terkait COVID-19, baik yang mandiri maupun yang tidak mandiri.

“Kami semua tidak berbayar, mau yang mandiri ataupun tidak mandiri, kita tidak mengutip bayaran satu rupiah pun,” kata Kepala Balai Litbangkes Aceh Fahmi Ichwansyah, di Banda Aceh, Selasa.

Hal itu, kata Fahmi, cara mereka untuk menolong masyarakat yang membutuhkan layanan, sehingga sejak resmi beroperasi pada April lalu sampai sekarang, Balai Litbangkes Aceh melakukan pemeriksaan sampel swab COVID-19 secara gratis.

Namun, menurutnya, pihaknya tidak melakukan pengambilan sampel swab di laboratorium Balai Litbangkes Aceh, tetapi mereka hanya menerima sampel swab yang diberikan oleh fasilitas kesehatan (faskes), baik dari rumah sakit rujukan di kabupaten/kota atau Labkesda Aceh.

“Kita menerima sampel swab itu dari faskes yang mengirim ke kita dan kita periksa. Apakah mereka mengirim yang mandiri atau pasien, atau yang hasil tracing, kita terima, asal sampelnya dari faskes,” katanya.

Kita tidak menerima sampel swab dari klinik swasta, jadi kalau klinik swasta silahkan bekerja sama dengan rumah sakit. Kita hanya terima dari instansi pemerintah, kata Fahmi lagi.

Menurut Fahmi, misalnya terdapat warga yang ingin melakukan pemeriksaan swab secara mandiri di Labkesda Aceh, maka petugas melayani untuk pengambilan sampel swab, dan mengirim untuk pemeriksaan ke Balai Litbangkes Aceh.

“Kami tidak berbayar, Labkesda tidak ambil bayaran juga. Misalnya datang ke RSUD Zainoel Abidin mau diambil swabnya, silahkan diambil, nanti spesimen swab kirim ke kami dan kami yang periksa, itu gratis dari awal sampai sekarang kita gratis,” ujarnya.

Sementara itu, di Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah Banda Aceh juga tidak mengambil biaya pemeriksaan uji sampel swab. Pihaknya membagi tiga kelompok uji swab yakni kelompok gratis pertama bagi mereka pasien suspek atau probable COVID-19, kelompok gratis kedua bagi mereka warga kabupaten/kota yang bekerja sama degan Unsyiah, dan kelompok ketiga yang berbayar bagi mereka yang datang secara mandiri.

Manager Operasional Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah Ichsan mengatakan, kelompok gratis pertama bagi mereka yang suspek atau probable COVID-19, karena cairan kit reagen yang digunakan merupakan dari bantuan BNPB, dan bahan habis pakai (BHP) yang digunakan ditanggung oleh Unsyiah.

“Jadi Unsyiah berkewajiban membayarkan PHB, termasuk listrik, air, operasional, tenaga pemeriksa, itu Unsyiah yang bayar. Jadi itulah sumbangsih Unsyiah untuk penanggulangan COVID-19, itukan dana Unsyiah,” kata Ichsan.

Kemudian kelompok gratis kedua, kata dia, bagi warga kabupaten/kota yang bekerja sama dengan Unsyiah. Misalnya, Banda Aceh miliki program uji swab tahap pertama terhadap 1.300 warga, tahap kedua 2.000 warga, dan tahap ketiga nantinya direncanakan terhadap 5.000 warga.

“Jadi kelompok kedua ini gratis juga, yakni Unsyiah menanggung operasional, sedangkan BHP ditanggung oleh pemerintah kota, dan kit reagennya kita pakai bantuan BNPB,” katanya.

Sementara, kelompok ketiga bagi mereka yang memeriksa swab secara mandiri.

Sumber: antara

Previous Post

Polisi Tangkap 3 Predator Anak di Banda Aceh

Next Post

KPA Sorot Pembangunan Jalan Rabat Beton di Gampong Simpang Tiga

Next Post

KPA Sorot Pembangunan Jalan Rabat Beton di Gampong Simpang Tiga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Rektor dan Wakil Rektor USU Positif Corona

Pemerintah Pastikan Uji Swab PCR di Aceh Gratis

07/10/2020

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com