Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Corona Masih Jadi Risiko Bagi APBN 2021

Admin1 by Admin1
13/10/2020
in Ekonomi
0
Dana Otsus Aceh 2020 Capai Rp8,37 Triliun

Ilustrasi

Jakarta – Kementerian Keuangan mengungkapkan pelaksanaan APBN 2021 masih dibayangi sejumlah tantangan, baik dari global maupun domestik.

Kepala Pusat Kebijakan APBN BKF Kemenkeu Ubaidi S Hamidi mengatakan pandemi covid-19 akan menjadi faktor risiko terbesar di dalam pelaksanaan APBN pada masa itu. Alasannya, kasus covid-19 masih terus menyebar, baik pada tataran global maupun di dalam negeri.

“Vaksin saat ini juga sedang dikembangkan secara global, namun tetap hati-hati dengan kompleksitas prosesnya. Maka, kemudian risiko terhadap ekonomi masih tetap tinggi karena memang sampai saat ini kita masih diliputi dengan ketidakpastian,” ujarnya dalam Bincang APBN 2021, Selasa (13/10).

Ia menambahkan kelanjutan penyebaran covid-19 akan menjadi tantangan terutama dari sisi pendapatan negara, utamanya dari sisi penerimaan perpajakan. Selama 2020, penerimaan perpajakan turun karena aktivitas bisnis lesu terkena dampak pandemi.

Di situasi itu, pemerintah harus merogoh kocek dalam untuk memberikan insentif perpajakan kepada dunia usaha supaya bisa bertahan hidup.

“Jadi, memang tekanan di sisi perpajakan itu bisa menjadi dua hal terutama dari kondisi perekonomian. Dan yang kedua adalah dari sisi tanggung jawab untuk memberikan fiskal kepada stimulus perekonomian,” tuturnya.

Tahun depan, pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp1.743,65 triliun. Angka itu terdiri dari penerimaan perpajakan senilai Rp1.444,54 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp298,20 triliun, dan penerimaan hibah Rp900 miliar.

Tak hanya dari sisi penerimaan negara, ia menuturkan jika perdagangan internasional juga masih akan bergantung pada kondisi pandemi covid-19 di level global. Kondisi ini akan menjadi tantangan bagi Indonesia terutama dari sisi ekspor dan impor.

Namun, di samping sejumlah tantangan tersebut, pihaknya mencium ada optimisme ekonomi tahun depan mulai pulih. Itu didasarkan pada beberapa hal.

Pertama, pemulihan kondisi ekonomi yang sudah mulai terlihat sejak semester II 2020. Harapannya, pemulihan ekonomi masih berlanjut di 2021 didukung dengan sejumlah pemberian stimulus dan pembukaan aktivitas ekonomi secara bertahap.

“Kami berharap bahwa dukungan stimulus yang kami laksanakan di 2020 dan berlanjut di 2021 itu akan memberikan ekspektasi yang cukup besar untuk recovery,” tuturnya.

Kedua, tingkat inflasi yang diperkirakan tetap terjaga sehingga membantu mendorong daya beli masyarakat. Ketiga, harga komoditas berada dalam tren meningkat, sehingga mendorong kinerja sejumlah sektor.

Keempat, pasar keuangan membaik secara bertahap. Kelima, kebijakan ekonomi global diperkirakan masih akomodatif baik fiskal maupun moneter terutama untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi.

“Jadi dengan optimisme yang ada kami berharap akan ada rebound, namun kami juga berhati-hati dengan beberapa risiko yang tadi saya sebutkan,” katanya.

Tahun depan, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5 persen. Selanjutnya, tingkat inflasi ditetapkan sebesar 3 persen dan nilai tukar rupiah Rp14.600 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

500 Orang Ditangkap Polisi saat Demo 1310

Next Post

Safaruddin: Hukuman untuk Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Aceh Timur Harus Dipublis

Next Post
Safaruddin: Hukuman untuk Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Aceh Timur Harus Dipublis

Safaruddin: Hukuman untuk Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Aceh Timur Harus Dipublis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

MA Tolak Kasasi Anggota DPR Aceh ‘Pemukul Anak’ dan Tambah Vonis Jadi 8 Bulan Penjara

MA Tolak Kasasi Anggota DPR Aceh ‘Pemukul Anak’ dan Tambah Vonis Jadi 8 Bulan Penjara

27/03/2026
Lebaran, Harga Ikan Laut Segar di Aceh Melambung

Lebaran, Harga Ikan Laut Segar di Aceh Melambung

27/03/2026
Pemkab Aceh Barat Alokasi Rp1 Miliar Bangun Jalan Rusak ke Lokasi Bencana

Pemkab Aceh Barat Alokasi Rp1 Miliar Bangun Jalan Rusak ke Lokasi Bencana

27/03/2026
Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru di Aceh Besar Rampung Hari Ini

Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru di Aceh Besar Rampung Hari Ini

27/03/2026
Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

27/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Corona Masih Jadi Risiko Bagi APBN 2021

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com