SIGLI – Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, S.Pd.I, M.A.P mengundang Aqiel Al Hafiz dan kedua orang tuanya ke rumah dinas Ketua DPRK Pidie di Blang Asan Kota Sigli, Selasa (3/11/2020).
Aqiel Al Hafiz merupakan murid Kelas V SD Negeri Mane Kabupaten Pidie yang tampil sebagai juara Kompetensi Sains Nasional (KSN) Matematika Tingkat Provinsi.
Jamuan makan siang di rumah dinas Ketua DPRK Pidie yang didampingi Istrinya Hetti Zuliani, M.Pd yang juga seorang Praktisi Pendidikan itu turut dihadiri sejumlah Anggota DPRK Pidie Fraksi PA antara lain Al Hadi, S.Ag, Muhammad, S.Pd.I & Elidawati, S.Sos.
Makan siang bertempat di Balai Dawaul Qulub Rumah Dinas Ketua DPRK dengan keadaan santai dan penuh keakraban.
“Saya sengaja mengundang adik Aqil karena sangat senang dan bahagia kemarin dia berhasil menjadi Juara KSN Matematik Tingkat Aceh. Prestasi ini menurut saya sangat prestisius karena dia tanggal di daerah terpencil,” ujar Mahfuddin Ismail.
“Saya bersama istri ingin mengetahui bagaimana proses belajar mengajar selama ini hingga Aqiel menjadi juara KSN. Apalagi istri saya seorang praktisi pendidikan d bawah Lembaganya Atjeh Diamond Institute pekan depan berencana akan mengunjungi sekolah Aqiel untuk memberikan motivasi kepada Aqiel dan siswa lainnya di Kecamatan Mane agar mereka terus giat dalam belajar,” tambahnya.
Ketua DPRK Pidie juga berharap mudah-mudahan ketekunan Aqil dan semangatnya akan menjadi Juara Tingkat Nasional.
“Dari pembiacaraan kami, saya melihat semangatnya memang luar biasa. Ketika kami tanya cita – citanya kelak mau jadi apa? Aqil langsung spontanitas menjawab ingin menjadi seorang Ilmuan. Ini sungguh luar biasa, bakat, minat dan semangatnya yang menggebu ngebu,” kata Mahfuddin.
“Saya haqqul yakin Insya Allah dia akan menjadi intelektual handal di masa akan datang,” timpalnya
Dia juga berharap kepada pemerintah terutama Pemerintah Kabupaten Pidie dan apemerintah Aceh harus memberikan perhatian lebih dangan membina anak-anak berprestasi seperti ini.
Menurutnya, tanpa binaan yang baik tentu akan sangat merugikan bakat yang di miliki anak anak berprestasi maupun daerah ini sendiri. Anak-anak berprestasi itu adalah aset masa depan Aceh yang harus di jaga dengan baik dengan membina dan memberikan stimulus.
“Pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi adalah hal penting. Salah satunya untuk membentuk karakter anak menjadi lebih matang apalagi anak-anak Berprestasi dari keluarga yang kurang mampu,” jelas Mahfuddin.
Untuk itu, tambahnya, pemerintah wajib membantu kebutuhan sekolah anak dan fasilitas pendidikan yang lebih baik.
“Saya secara pribadi hari ini juga memberikan seperangkat alat-alat sekolah dan uang saku kepada Aqil. Ini adalah bentuk dukungan kami sebagai reward dalam belajar. Semoga ini menjadi stimulus bagi Aqil untuk terus semangat dalam belajar,” pungkas Mahfuddin.










