Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Senator Fadhil: Pemerintah Aceh Bisa Alihkan Kerjasama Bahasa, dari Prancis ke Arab

Admin1 by Admin1
15/11/2020
in Nanggroe
0
Persoalan Aceh Jadi Pembahasan Hangat di Paripurna DPD RI

BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc, berharap Pemerintah Aceh mengalihkan kerjasama bahasa dari Institut Francais d’Indonesie dengan lembaga lain yang memiliki kredibilitas serupa, khususnya untuk bahasa Arab.

“Untuk bahasa Arab ada lembaga yg bagus. Putra putri Aceh terutama alumni dayah butuh pelatihan bahasa Arab. Insya Allah kita siap fasilitasi kerjasama dengan lembaga resmi dibawah Alazhar Mesir. Sehingga nantinya setelah pelatihan Bahasa, peserta akan resmi menjadi mahasiswa Alazhar. Insya Allah bisa,” kata Syech Fadhil.

“Seiring banyak anak Aceh yang berminat melanjutkan sekolah ke timur tengah, Kenapa tidak diberdayakan ke sana. Dengan demikian maka ada banyak anak Aceh yang terbantu. Selama ini hanya yang mampu finansial saja yg ikut pelatihan resmi tersebut di Jakarta. Kalau Pemerintah Aceh mau, dengan doa rakyat Aceh insya Allah bisa kita bawa pulang ke Aceh,” ujar mantan ketua IKAT Aceh ini lagi.

Syech Fadhil berharap Pemerintah Aceh memberi porsi yang sama untuk semua pendidikan bahasa kepada anak anak Aceh. Hal ini dinilai penting agar tak terkesan diskriminatif nantinya.

“Karena selama ini banyak anak Aceh yang hendak timur tengah tapi terkendala dana untuk mengikuti pelatihan bahasa tersebut. Semoga pak Gubernur bisa menyambut harapan ini,” ujar Syech Fadhil lagi.

Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menegaskan pemerintah Aceh menunda perjanjian kerjasama dengan Institut Francais d’Indonesie. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk kecaman pemerintah dan masyarakat Aceh kepada Presiden Perancis Emmanuel Marcon yang dinilai mendiskreditkan umat Islam.

“Penundaan kerja sama ini sebagai sikap protes, bentuk keberatan pemerintah bersama seluruh masyarakat Aceh kepada pemerintah Perancis yang telah mendiskreditkan Islam,” kata Nova dalam keterangannya di Banda Aceh, Selasa, 3 November 2020.

Tags: DPD RIfadhil rahmi
Previous Post

Bang Sayed Meninggalkan Kenangan Mendalam Diingatan Sahabat-Sahabatnya

Next Post

Ketua DPRK Pidie: Tidak Perlu Meusunoh-sunoh Jabatan

Next Post
Pemerintah Perlu Menyediakan PCR pada RSU Rujukan Covid-19 se-Aceh

Ketua DPRK Pidie: Tidak Perlu Meusunoh-sunoh Jabatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026
Pertamina Imbau Pengguna Biosolar di Aceh Beli Sesuai Kebutuhan

Krak, Pertamina Bakal Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

06/08/2026
Launching dan Bedah Buku Penyuluh Agama, Kakanwil Azhari: Rawat Kerukunan

Launching dan Bedah Buku Penyuluh Agama, Kakanwil Azhari: Rawat Kerukunan

06/08/2026
Aceh Harus Menjadi Penerima Manfaat Utama Blok Andaman

Perusahaan Arab Segera Umumkan Kepastian Investasi Proyek Migas Aceh

06/08/2026
LSM KOMPAK Dukung Langkah Bupati Abdya: Perusahaan yang Tidak Patuh Harus Ditindak Tegas, Jangan Ada Lagi Impunitas

LSM KOMPAK Dukung Langkah Bupati Abdya: Perusahaan yang Tidak Patuh Harus Ditindak Tegas, Jangan Ada Lagi Impunitas

06/08/2026

Terpopuler

Persoalan Aceh Jadi Pembahasan Hangat di Paripurna DPD RI

Senator Fadhil: Pemerintah Aceh Bisa Alihkan Kerjasama Bahasa, dari Prancis ke Arab

15/11/2020

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com