ACEH TIMUR— Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky dan rombongan, Selasa (8/12/2020) kembali bergerilya ke sentra banjir di kawasan Aceh Timur. Hari ini politisi muda ini menerobos genangan banjir untuk mengantar bantuan ke desa yang sudah terisolir selama lima hari, yakni Desa Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Ratusan jiwa dilaporkan terjebak di kawasan pedalaman ini.
Iskandar Al-Farlaky menggunakan dua boat karet milik BPBD Aceh Timur untuk mengangkut bantuan berupa bahan pokok makanan. Kunjungan yang dibingkai dalam ekspedisi kemanusian ini turut didampingi Panglima GAM Wilayah Peureulak Hamdani Hasan (Wakdan), Plt Ketua DPW PA Aceh Timur Zulfazli Aiyub (Kupiyah Seuke), Panglima KPA Sagoe Peureulak Kuta Koba, Pon Adek dari Sagoe Bandar Khalifah, dan Muntasir Age, staf KPA Wilayah Peureulak, serta anggota KPA dan tim pemenangan Iskandar Usman Al-Farlaky lainnya.
Rombongan mantan Ketua Fraksi PA di DPRA menempuh perjalanan dari Simpang Palang, Kecamatan Peureulak dan langsung menyalurkan bantuan kepada warga yang mengungsi di sekolah MTs Desa Lubok Pempeng. Kemudian seluruh unit mobil harus diparkir di depan perkarangan warga. Dua unit boat karet diturunkan dari mobil BPBD Aceh Timur untuk selanjutnya rombongan menerobos banjir. Air masih menggenangi ruas jalan setinggi dua meter. Al-Farlaky dan rombongan juga menyerahkan bantuan ke warga yang mengungsi di meunasah Dusun Karang Baru, masih wilayah Desa Lubok Pempeng.
Dengan bantuan dua boat karet yang ditemenani staf BPPD Aceh Timur, Iskandar Al-Farlaky kemudian melanjutkan perjalangan dengan mengarungi aliran sungai Peureulak yang deras. Namun, sekitar dua jam perjalanan mengarungi arus sungai Peureulak, akhirnya Al-Farlaky dan rombongan tiba di pinggir Desa Cek Mbon. Kehadiran politisi vocal di DPRA ini memang sudah ditunggu warga, serta disambut sumringah, karena sudah lima hari mereka terisolir dan belum tersentuh bantuan. Saat boat menepi ke pinggir sungai, banyak warga yang melambai tangan mengucapkan selamat datang.”Trimoeng geunaseh bang, katroeh neujak, neu pertaruhkan nyawoeng, neu aroeng krueng neujak keunoe, Alhamdulillah that,” ungkap salah seorang ibu- ibu yang menyambut rombongan.
Usai menyerahkan bantuan di Desa Cek Mbon, rombongan Al-Farlaky kembali pulang menyusuri aliran Sungai Peureulak. Selanjutnya bantuan diarahkan ke Desa Blangsimpo. Di desa ini, rombongan tiba hampir menjelang maghrib dan langsung menyerahkan bantuan, yang diterima langsung oleh geuchik setempat. “Nyoe pak geuchik yang na mudah bacut sapoe. Neumaklum karena banjir merata. Semoga bermanfaat adanya. Saleum loen keu mandum warga,” pungkas Al-Farlaky, sambil berpamitan.











