Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Gerindra Hormati Keputusan Jokowi Tunjuk Trenggono Jadi Menteri Kelautan

Admin1 by Admin1
23/12/2020
in Nasional
0

Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan menghormati keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru. Meski ini berarti kursi Menteri Kelautan dan Perikanan tak lagi diisi kader Gerindra.

Menurut Habiburokhman, Gerindra tak pernah meminta jabatan kementerian apa pun untuk kadernya. “Kalau Pak Jokowi tunjuk Pak Trenggono ya kami sangat menghormati karena itu hak prerogatif presiden,” kata Habiburokhman kepada Tempo, Selasa malam, 22 Desember 2020.

Gerindra kehilangan kursi Menteri Kelautan dan Perikanan setelah kadernya, Edhy Prabowo tersangkut dugaan korupsi terkait izin ekspor benih lobster. Kini, Presiden Jokowi menunjuk Sakti Wahyu Trenggono mengisi pos kementerian tersebut.

Trenggono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang juga ketua umum Gerindra. Meski begitu, Trenggono lebih kerap dianggap memiliki kedekatan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Saat pembentukan kabinet di awal periode pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, nama Trenggono dikabarkan disodorkan oleh PDIP untuk menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara. Tiga petinggi PDIP menyebutkan Trenggono masuk bursa berkat kedekatannya dengan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Keduanya sama-sama tergabung di Rumah Transisi Jokowi-Jusuf Kalla pada 2014, setelah pasangan ini memenangi pemilihan presiden. Ketika itu, Hasto membantah partainya menyorongkan nama Trenggono.

Nama Sakti Wahyu Trenggono moncer sebagai pengusaha di bidang telekomunikasi dengan bendera PT Tower Bersama Infrastructure dan PT Teknologi Riset Global Investama. Ia bahkan dijuluki Raja Menara.

Pada pemilihan presiden 2014, Trenggono menjadi tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla dan tim transisi setelah menang. Di pemilihan presiden 2019, ia menjadi Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf.

Sumber: Tempo

Previous Post

Arab Saudi Pecat Banyak Imam Karena Gagal Ingatkan Warga Soal Terorisme

Next Post

Dua Kurir Sabu Asal Bireuen Ditangkap di Bandara Malikussaleh

Next Post

Dua Kurir Sabu Asal Bireuen Ditangkap di Bandara Malikussaleh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com