Singkil – Di masa pandemi, Dinas Pangan Provinsi Aceh tetap eksis dalam usaha meningkatkan ketahanan pangan untuk masyarakat Aceh. Hal itu berdasarkan pantauan Atjehwatch.com di daerah terluar Kabupaten Aceh Singkil, yakni Desa Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat. Kelompok Wanita bernama Green Tiusa pada Tahun 2020 di bimbing langsung oleh Dinas Pangan Aceh pada dalam hal pengembangan Hortikultura.
Pengembangan Hortikultura dilakukan oleh Kelompok Wanita Green Tiusa dengan anggotanya berjumlah 30 orang di pekarangan Kantor Camat Pulau banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil.
Ketua Kelompok Green Tiusa Desa Asantola, Maslina saat diwawancari wartawan membenarkan bahwa pengembangan Hortikultura dibimbing langsung oleh Dinas Pangan Provinsi Aceh.
“Dinas Pangan Aceh yang bimbing langsung dari Banda Aceh,” kata Maslina saat diwawancarai wartawan, Sabtu, 02/01/2021.
Dengan adanya program pengembangan Hortikultura dari Dinas Pangan Provinsi Aceh tersebut, Maslina selaku Ketua Kelompok Green Tiusa mengucapkan terima kasih dan sangat senang karena sangat membantu.
Selain jenis tanaman sayur-sayuran, seperti Cabe, Tomat, Daun Sup, dan beragam Terong, di lokasi tersebut juga dikembangkan budidaya lele dengan teknologi bioflok.
Amatan atjehwatch.com dari papan informasi di lokasi, pengembangan Hortikultura Dinas Pangan Aceh oleh Kelompok Wanita (KWT) bernama : Green Tiusa, Jumlah Anggota : 30 Orang, Ketua : Maslina, Pendamping Kelompok : Saltika Ati, SP, Komoditas Pengembangan : Hortikultura, Sumber Dana : APBA Tahun 2020.
Reporter : Ahmad Azis




![[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-29-at-11.34.04-120x86.jpeg)





