Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah Buka Opsi Lowongan CPNS Guru 2021 Kuota Terbatas

redaksi by redaksi
05/01/2021
in Nasional
0
Survei: 45 Persen Guru Tolak Sekolah Tatap Muka Januari 2021

Survei FSGI dan KPAI menunjukkan lebih dari 45 persen guru tak setuju sekolah tatap muka. (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Jakarta – Pemerintah membuka opsi lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk formasi guru secara terbatas menyusul kebijakan 2021 yang berfokus pada perekrutan pegawai pemerintah untuk perjanjian kerja (PPPK) atau kontrak.

“Hingga saat ini tidak tertutup kemungkinan bagi pemerintah untuk tetap membuka formasi CPNS untuk guru. Namun ini dilakukan secara terbatas guna menjamin keberlangsungan pendidikan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana dalam konferensi pers secara daring lewat YouTube BKN, Selasa (5/1).

Bima menuturkan keputusan memprioritaskan perekrutan PPPK diambil seiring kekosongan tenaga pendidikan atau guru yang saat ini terjadi di banyak daerah. Ia berharap, rekrutmen guru lewat PPPK 2021 mampu merekrut 1 juta tenaga pendidik untuk mengisi kekosongan tersebut.

“Untuk tahun ini kebutuhan mendesak pengangkatan PPPK dalam jabatan guru ini disebabkan terjadinya kekosongan guru di banyak daerah,” kata Bima.

“Apa yang dimaksud keberlangsungan pendidikan di sini adalah bahwa di sekolah ini diperlukan posisi manajerial yang harus diisi guru PNS,” imbuhnya.

Bima mengatakan, guru PPPK diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong percepatan profesionalisme dan kinerja di sebuah instansi pemerintah.

“Dan untuk itu ke depan, pemerintah tetap akan membuka sesuai dengan kebutuhan dari posisi manajerial yang kosong di sekolah,” katanya.

Lain hal dengan CPNS guru terbatas yang masih belum pasti, Bima menegaskan pemerintah sudah final untuk fokus memenuhi target satu juta guru di daerah lewat jalur PPPK. Jumlah itu, kata dia menjadi rekor, dari jumlah rekrutmen yang biasa dilakukan BKN di angka 200 ribu.

Bima berharap, jumlah satu juta guru nantinya akan mengisi kekosongan jumlah guru di sekolah-sekolah yang ada di daerah. Sementara ke depan, rekrutmen guru lewat jalur CPNS maupun PPPK akan bergantung pada kebutuhan.

“Nah, apakah tahun-tahun berikutnya akan dibuka kembali, formasi guru PPPK maupun guru PNS ini tergantung dari formasi yang dibutuhkan. Berapa yang pensiun berapa yang diperlukan untuk rekrutmennya itu nanti akan dihitung kemudian,” kata dia.

Ia menerangkan, guru berstatus PPPK pada prinsipnya tak sama dengan pegawai kontrak biasa. Menurutnya keberadaan pegawai pemerintah berstatus kontrak dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan instansi pemerintah. Posisi mereka hanya tak dimungkinkan untuk membuat keputusan seperti pegawai negeri sipil (PNS/ASN) yang masuk dalam sistem manajerial.

Tak hanya guru, kata Bima, saat ini total ada 147 jabatan fungsional yang dapat diisi PPPK merujuk Peraturan Presiden nomor 38 Tahun 2020.

“Antara 147 jabatan fungsional ini, di dalamnya juga adalah jabatan guru. Jabatan fungsional guru. Jadi, guru ini satu di antara 147 jabatan fungsional yang bisa diisi oleh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” katanya.

Bima menjamin para guru berstatus PPPK juga akan memperoleh hak yang sama dengan ASN, mulai dari gaji hingga tunjangan. Pengaturan gaji dan tunjangan PPPK diatur dalam Perpres Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

“Hak pendapatan berupa gaji dan tunjangan, sama besarnya dengan yang diterima PNS sesuai level kelompok jabatan yang sama,” kata dia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pemkab Nagan Berhentikan Ratusan Tenaga Honorer

Next Post

Pemerintah Targetkan RI Bebas Kemiskinan Ekstrim pada 2024

Next Post
Pemerintah Targetkan RI Bebas Kemiskinan Ekstrim pada 2024

Pemerintah Targetkan RI Bebas Kemiskinan Ekstrim pada 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

30/03/2026
Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

30/03/2026
Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

30/03/2026
Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

30/03/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

30/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Pemerintah Buka Opsi Lowongan CPNS Guru 2021 Kuota Terbatas

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com