Banda Aceh – Masyarakat kecamatan Mutiara Raya kabupaten Pidie menyumbang seribu sak semen untuk pembangunan asrama Ikatan Mahasiswa Pelajar dan Masyarakat (IMPM) Mutiara Raya di Banda Aceh.
Penyerahan dilakukan secara simbolis yang diserahkan langsung oleh tokoh Mutiara, H Jamaluddin SE dan diterima oleh Ketua Umum IMPM Mutiara Raya, Zulmahdi Hasan pada acara peringatan Maulid IMPM Mutiara Raya yang digelar pada Rabu (13/1/2021) malam di Auditorium Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Penyerahan juga turut disaksikan para keuchik, mukim, camat, dan tokoh Mutiara lainnya seperti Hasbi Abdullah, Hasanuddin Yusuf Adan, Nasir Djamil, dan H Ramli serta segenap masyarakat Mutiara dan Mutiara Timur yang juga hadir dalam acara silaturahmi tersebut.
Ketua Umum IMPM Mutiara Raya, Zulmahdi Hasan mengatakan, bantuan sak semen tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan dua asrama IMPM Mutiara Raya, yaitu asrama putra yang berada di Jln Kenari Gampong Keramat, dan asrama putri di Jeulingke. Bantuan sak semen tersebut merupakan bagian dari Gerakan Satu Sak Semen (GS3) yang dilauching pada (15/7/2021). Gerakan tersebut dilakukan untuk mengunggah semangat rasa kedermawanan semua pihak dalam berkontribusi terhadap pembangunan asrama yang dulunya pernah didirikan dari segenggam beras dan padee ulee gateng.
“Saya selaku Ketua Umum berterima kasih kepada semua pihak khususnya warga mutiara yang sudah ikut menyumbang dan menyukseskan pembangunan asrama IMPM Mutiara, mudah-mudahan kerja kami di kepengurusan kedepan juga terus mendapat dukungan dari warga Mutiara,” ujarnya.
Hal senanda juga disampaikan Ketua Panitia Pembangunan Asrama, Farid Nyak Umar dimana pihaknya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah ikut menyumbang baik materi maupun pikiran demi pembangunan asrama IMPM Mutiara Raya. Ia berharap apa yang sudah diamanahkan dan dititipkan kepada pihaknya dapat dipergunakan dengan optimal demi kemajuan pembangunan asrama serta kepentingan masyarakat Mutiara.
“Kami sangat berterimakasih atas sikap kedermawanan warga Mutiara yang telah diamanahkan kepada kami, Insya Allah kerja keras kami serta amanah masyarakat Mutiara lainnya juga dapat kita pikul dengan berkat dukungan dan silaturahmi kita semua,” katanya.
Farid menjelaskan, saat ini sebanyak 139 donatur sudah menyumbang untuk pembangunan asrama IMPM Mutiara Raya. Ia merincikan, dana masuk dari warga mutiara hingga 13 Januari 2020 sebanyak Rp.98.980.000. Bantuan Pemko Banda Aceh sebesar Rp. 189.492.000 dan bersih setelah potong pajak Rp. 167.000.000 sehingga total keseluruhan berjumlah Rp. 265.980.000. Sementara dana yang sudah keluar sebanyak Rp. 170. 467.000.
Sementara itu, tokoh Mutiara H Jamaluddin SE mengatakan, dirinya siap membantu serta meluangkan kesempatan terkait pembangunan asrama, apalagi demi kemajuan dan kepentingan masyarakat Mutiara. Menurutnya, sikap solidaritas seperti itu perlu ditumbuhkembangkan pada setiap warga Mutiara sebagaimana yang pernah dilakukan para pendiri IMPM Mutiara Raya. Ia juga merasa bangga saat ini IMPM Mutiara Raya sudah membangun asrama karena suatu saat nanti manfaatnya akan dirasakan oleh warga Mutiara.
“Kami masyarakat Mutiara sekaligus Pedagang siap kapanpun jika dibutuhkan oleh IMPM apalagi menyangkut kepentingan masyarakat Mutiara. Kami terus menyampaikan progres pembangunan asrama kepada warga Mutiara disana, Alhamdulillah tanggapannya sangat positif, dan kita terus berdoa semoga warga Mutiara dimanapun berada terus kompak dalam bingkai silaturrahim,” tutur Jamaluddin yang juga seorang pengusaha itu.








