Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Puluhan Ribu Siswa Aceh Timur Pakai Masker Serentak

Admin1 by Admin1
23/01/2021
in Lintas Timur
0

Idi Rayeuk – Sebanyak 56.293 pelajar Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidayah (MI) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) se-Kabupaten Aceh Timur memakai masker secara serentak, Sabtu (23/1/2021). Sebelum memakaikan masker, para guru menjelaskan tentang protokol kesehatan kepada siswa.

Ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Gerakan Masker Sekolah (Gemas) 2 yang dilaksanakan serentak oleh Pemerintah Aceh di 23 kabupaten/kota. Gubernur Aceh menunjuk Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Alhudri, MM sebagai penanggung jawab kegiatan Gemas 2 di Kabupaten Aceh Timur.

Kepala sekolah dan guru terlibat langsung dalam mensukseskan Gemas 2. Masker yang dibagikan adalah masker khusus untuk anak dengan aneka motif berciri khas anak. Kadisdik Aceh beserta jajarannya ikut turun ke sekolah-sekolah memakaikan masker kepada siswa. Diantaranya SDN 3 Aceh Timur, SDN 4 Aceh Timur, MIN 1 Aceh Timur, SDN 1 Idi Timur dan MIS Darul Falah Peudawa.

“Anak-anak sangat senang pada hari ini, karena maskernya keren dan lucu. Gambar tokoh kartun dimasker mereka suka,” ungkap salah seorang guru SDN 1 Idi Timur.

Para guru, memperagakan cara memakai masker dan mensosialisasikan penerapan 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Beberapa siswa dan siswi tampak malu-malu saat dipakaikan masker, tapi guyonan Kadisdik membuat mereka senang dan tersenyum.

“Sebelum memulai proses belajar mengajar, marilah kita bersama-sama antara guru dan siswa berdoa untuk dijauhkan dari bala dan wabah berbahaya ini,” pinta Kadisdik Aceh.

Kadisdik Aceh berpesan agar siswa diajarkan berdoa untuk menolak bala. Karena dengan doa dan usahalah, maka wabah ini dapat ditekan dan dihilangkan dari muka bumi.

Penyerahan Masker Kepada Pemkab Aceh Timur

Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib diwakili Asisten II Sekdakab Aceh Timur, Aiyub, SKM menerima sebanyak 56.293 masker dari Pemerintah Aceh yang diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Jumat (22/1/2021) di Pendopo Bupati Aceh Timur.

Kemudian Asisten 2 Sekdakab Aceh Timur, Aiyub menyerahkan kembali kepada Kepala Cabang Disdik Wilayah Kabupaten Aceh Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur dan Kepala Kemenag Aceh Timur untuk diserahkan kepada kepala sekolah SD dan MI, SLBN se Kabupaten Aceh Timur.

Dalam pidatonya, Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT yang dibacakan Kadisdik Aceh, Drs H Alhudri, MM menyampaikan Gemas 2 bertujuan untuk memutus mata rantai penularan virus corona di lingkungan sekolah. Gerakan itu merupakan langkah agar para generasi muda Aceh tetap aman dari serangan virus saat mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Pada GEMAS tahap pertama, Pemerintah Aceh telah sukses menekan angka Covid-19, di tengah trend perkembangan Covid-19 secara global dan nasional yang cukup mengkhawatirkan,” ujarnya.

Saat ini, proses pembelajaran tatap muka sudah berlangsung, namun memasuki tahun 2021, angka Covid-19 secara nasional dan global kembali meningkat. Sebagai upaya perlindungan kepada masyarakatnya, terutama di lingkungan sekolah, Pemerintah Aceh kembali menggelar GEMAS tahap 2.

Kadisdik menyebutkan bahwa gerakan ini bukan semata-mata membagikan masker, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan tentang cara penularan dan pencegahan virus corona.

“Kami berharap kegiatan pembagian masker ini dapat secara efektif memutus rantai penularan Covid-19 di kalangan pelajar. Dengan memakai masker anak-anak tidak hanya mampu melindungi dirinya sendiri, tetapi juga orang lain,” sebutnya.

Alhudri menerangkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan secara disiplin harus terus digaungkan, agar siswa selalu menyadari bahwa Covid-19 adalah sesuatu yang nyata dan harus dihindari.

Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib melalui Asisten 2 Sekdakab Aceh Timur, Aiyub, SKM menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Aceh yang telah membantu dan memberikan masker untuk seluruh siswa SD dan MI se Kabupaten Aceh Timur.

“Mudah-mudahan masker ini dapat menjadi alat untuk mencegah penyebaran Covid 19 di lingkungan sekolah. Sebelum memakaikan masker, guru juga harus mensosialisasikan penerapan 3M kepada siswa,” harapnya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat di Kabupaten Aceh Timur dinilai masih kurang dan perlu ditingkatkan. Sifat acuh dan ketidak percayaan adalah hal yang perlu dihindari.

“Kita tentu tidak boleh lengah dan menganggap virus ini “maop”. Sikap abai kita justru membuat angka Covid-19 di Aceh Timur meningkat tajam,” katanya.

Aceh Timur, menurutnya, merupakan kota transit bagi pendatang dari Sumatera Utara, maka perlu kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan 3 M.

Sebelum Program GEMAS, Pemerintah Aceh telah menjalankan banyak program guna mengantisipasi dampak serta menekan laju jangkitan Covid-19. Di antaranya Gerakan Aceh Mandiri Pangan atau (GAMPANG), gerakan ini diluncurkan Pemerintah Aceh untuk mengantisipasi dampak terhadap ketersediaan bahan pangan di masa pandemi.

Selanjutnya, menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo, Pemerintah Aceh juga menggelar Gerakan Gebrak Masker Aceh (GEMA), tujuannya untuk mensosialisasikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir, untuk melindungi masyarakat dari ancaman covid-19.

Di sektor lain, Pemerintah Aceh juga meluncurkan Gerakan Nakes Cegah covid-19 (GENCAR) yang fokus untuk mendukung sistem kerja tenaga Kesehatan dalam pemulihan dan penanganan pasien. Berbagai aksi tersebut membuahkan hasil yang signifikan. Aceh berhasil menekan angka Covid-19 dan menjadi daerah dengan angka Covid-19 terendah kedua secara nasional.

Previous Post

Dear PNS, Maaf Kenaikan Gaji Ditunda Dulu APBN Error

Next Post

PKBM Ruman Aceh Terima Audiensi UUI

Next Post

PKBM Ruman Aceh Terima Audiensi UUI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

17/08/2026
Menkum Temui Gubernur Mualem Bahas Otsus Usai Ricuh Hari Damai Aceh

Menkum Temui Gubernur Mualem Bahas Otsus Usai Ricuh Hari Damai Aceh

17/08/2026
Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri Kembali Absen di HUT ke 81 RI, Ada Apa?

Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri Kembali Absen di HUT ke 81 RI, Ada Apa?

17/08/2026
Warga Banda Aceh Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah

Warga Banda Aceh Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah

17/08/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Pandu Doa di HUT ke-81 RI di Blang Padang

Kakanwil Kemenag Aceh Pandu Doa di HUT ke-81 RI di Blang Padang

17/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri Kembali Absen di HUT ke 81 RI, Ada Apa?

Dorong Kampus Inklusif, Forum Bangun Aceh dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Disabilitas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com