Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah Erti akan Ditetapkan Sebagai Bunda Literasi Aceh

Admin1 by Admin1
10/03/2021
in Nanggroe
0
Dyah Erti akan Ditetapkan Sebagai Bunda Literasi Aceh

BANDA ACEH – Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD-IPI) Aceh akan menetapkan Dyah Erti Idawati yang juga Bunda PAUD Aceh sebagai Bunda Literasi Aceh. Hal tersebut disampaikan oleh Nazaruddin Musa selaku Ketua IPI Aceh, saat bersilaturahmi dengan Dyah yang juga Ketua Dekranasda Aceh, di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Selasa (9/3/2021).

“Selain ingin memperkenalkan diri tentang struktur IPI Aceh, pada kunjungan silaturrahmi ini kami juga menyampaikan bahwa IPI Aceh akan menetapkan Ibu Dyah Erti Idawati Sebagai Bunda Literasi Aceh,” ujar Nazaruddin.

Mendengar hal tersebut, Dyah Erti merasa sangat terhormat atas keinginan pihak IPI Aceh itu, dan istri dari Nova Iriansyah yang juga Gubernur Aceh itu menyatakan siap untuk mengemban tugas-tugas sebagai Bunda Literasi Aceh.

“Alhamdulillah, terima kasih atas rencana ini, terima kasih atas kepercayaannya. Insya Allah, dengan dukungan semua pihak, tugas berat ini saya terima dan siap saya emban,” ujar Dyah Erti.

Untuk diketahui bersama, Bunda Literasi memiliki tugas dan fungsi yang tidak mudah, yaitu memberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan pengembangan literasi, baik di lingkungan keluarga, satuan Pendidikan maupun masyarakat, menjalin kerjasama dengan perangkat daerah yang menjalankan program/kegiatan literasi dan jejaring literasi dalam penyelenggaraan akuntabilitas masyarakat literat.

Selain itu, tugas dan fungsi Bunda Literasi adalah berkoordinasi dengan penyelenggara literasi, organisasi profesi dan non profesi, serta masyarakat yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat literat.

Selain itu juga mensosialisasikan kegiatan literasi di Aceh dengan menjalankan program yang berkaitan dengan upaya tumbuh kembangnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan literasi yang bermutu.

Selanjutnya, menampung saran dan masukan, catatan serta kebutuhan aktivitas literasi yang diajukan oleh masyarakat, serta memberi masukan dan pertimbangan dalam setiap program /kegiatan masyarakat literat. Dan, memberdayakan para orang tua, satuan pendidikan dan masyarakat untuk memberdayakan masyarakat literat.

IPI Aceh meyakini,pengalaman dan latar belakang pendidikan dan status Dyah Erti Idawati sebagai Dosen di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala yang merupakan lulusan program Doktoral Melbourne University Australia itu, akan mempermudah kerja-kerja sebagai Bunda Literasi Aceh.

“Bunda Literasi diharapkan dapat menjadi penyemangat dan penggerak bagi masyarakat agar terus dan selalu mengembangkan kreatifitasnya dalam menulis dan membaca. Kami meyakini, pengalaman dan rekam jejak selama ini, Ibu Dyah Erti Idawati dapat menjalankan tugas ini dengan sukses,” kata Nazaruddin.

Rencananya, pengukuhan Dyah Erti Idawati sebagai Bunda Literasi Aceh akan dirangkai dengan pengukuhan PD-IPI Aceh oleh Pengurus Pusat IPI, yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2021, di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Aceh.[]

Previous Post

Kadishub Simeulue Jadi Penumpang Perdana KMP Aceh Hebat 1

Next Post

Demokrat Aceh Bakal Pecat Kader yang Hadiri KLB di Deliserdang

Next Post
Demokrat Aceh Bakal Pecat Kader yang Hadiri KLB di Deliserdang

Demokrat Aceh Bakal Pecat Kader yang Hadiri KLB di Deliserdang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Bangun Backbone Cadangan Jaringan Transmisi Aceh-Sumut

22/08/2026
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

22/08/2026
Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Dyah Erti akan Ditetapkan Sebagai Bunda Literasi Aceh

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com